Tim PPTTG Polmed Rancang Mesin Pencampur Pakan Ternak Untuk Mitra

  • Bagikan
Tim PPTTG Polmed saat menyerahkan mesih pencampur pakan ternak kepada mitra di Desa Karanganyar, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Selasa (30/11) Waspada/Ist
Tim PPTTG Polmed saat menyerahkan mesih pencampur pakan ternak kepada mitra di Desa Karanganyar, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Selasa (30/11) Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Untuk mengatasi berbagai persoalan pengolahan pakan ternak bagi mitra Tim Pengabdian Penerapan Teknologi Tepat Guna (PPTTG) Polmed Medan merancang bangun mesin pencampur pakan ternak dan diserahkan kepada mitra di Desa Karanganyar, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Selasa (30/11).

Tim PPTTG yang diketuai Rahmawaty, S.T., M.T. bersama anggota Ir. Husin Ibrahim, M.T dan Siti Maretia Benu, ST., M.T. mengatakan ketersediaan pakan yang mencukupi masih menjadi langkah awal yang baik meski belum bisa menjamin ternak mengalami penggemukan karena pertumbuhan penggemukan ternak sangat dipengaruhi tingkat konsumsi ternak terhadap pakan yang disediakan.

Menurut mereka selama ini peternak sering merasa telah menyediakan pakan yang cukup bagi ternak-ternak mereka. Namun, ternak memilih-milih dalam mengonsumsi pakan yang disediakan tersebut.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, peternak juga melakukan pencacahan pakan ternaknya dan mencapur dengan pakan lain yang dilakukan secara manual, akan tetapi sangat sangat tidak efektif dan efisien apalagi harus dilakukan setiap hari setiap kali akan memberikan pakan dalam jumlah besar.

Pencampuran yang dilakukan secara manual sering kali tidak merata. Sehingga peternak harus melakukan pencampuran dan pengadukan secara berulang-ulang hingga tiga kali dalam sehari. Karena itu, mitra memerlukan mesin yang dapat mengaduk pakan hijauan yang telah dicacah dengan jenis pakan lain sehingga tercampur secara merata.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut tim PPTTG melakukan rancang bangun mesin pencampur pakan yang selanjutnya dihibahkan pada mitra. “Dengan adanya mesin tersebut, mitra juga dapat mencampur pakan dalam skala besar sehingga tidak menghabiskan waktu dan tenaga untuk aktivitas tersebut,” ujarnya.(h02)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *