Tim P2MD HMPS AKP Polmed Edukasi Warga Kembangkan Ternak Bebek

  • Bagikan
Himpunan Mahasiswa Program Studi Akuntansi Keuangan (HMPS AKP) Publik Politeknik Negeri Medan melakukan Program Pemberdayaan Masyarakat Desa (P2MD) di Desa Karang Gading, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang. Waspada/Ist
Himpunan Mahasiswa Program Studi Akuntansi Keuangan (HMPS AKP) Publik Politeknik Negeri Medan melakukan Program Pemberdayaan Masyarakat Desa (P2MD) di Desa Karang Gading, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Himpunan Mahasiswa Program Studi Akuntansi Keuangan (HMPS AKP) Publik Politeknik Negeri Medan melakukan Program Pemberdayaan Masyarakat Desa (P2MD) di salah satu dusun yang terletak di Desa Karang Gading, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, dengan tema kegiatan “Peranan Healthy Livestock Sebagai Penghasil Bebek yang Sehat dan Pemanfaatan Buah Bakau Sebagai Strategi Peningkatan Perekonomian Masyarakat dusun tersebut

Kegiatan diikuti 10 mahasiswa yang diketuai Johan Julianta Bintang dengan anggota Rikson Dastin Manurung , Maria Rosa Indah Munthe , Sadaukur Aeroki Purba, Fiandryan Ronnyldo Damanik, Siska Elfrida Sipahutar, Leni Wahyuli Sigalingging, Dhea Ayu Ningrum, Vangelium Viere Gultom , Theodorus Mangisi Simbolon dan 1 dosen pedamping yaitu Siti Asnida Nofianna, S.S., M.Hum.

Ketua tim Johan Julianta Bintang mengatakan, di Desak Karang Gading terdapat salah satu dusun yang bernama Dusun XV Kurandak. Dusun ini terletak didalam wilayah konservasi sumber daya alam dan telah berdiri sejak tahun 1998 hingga sekarang dengan jumlah penduduk ±45 kepala keluarga, dimana sebagian besar profesi masyarakatnya adalah nelayan dan petani.

Hampir seluruh warga Dusun Kurandak hidup di bawah garis kemiskinan, aksesibilitas jalan yang rusak parah mengakibatkan pertumbuhan ekonomi sulit berkembang di dusun ini. Masyarakat yang bermata pencaharian sebagai nelayan di dusun ini sulit berkembang, karena kurangnya prasarana serta modal yang rendah dalam mengembangkan hasil tangkapan lautnya.

Selain nelayan dan bertani sektor pendukung usaha masyarakat Dusun Kurandak adalah usaha peternakan. Hampir seluruh masyarakat hanya memiliki 1-2 ekor bebek. Namun selama ini sektor pendukung masih belum optimal untuk dimanfaatkan sebagai salah satu sumber alternatif untuk meningkatkan perekonomian warga Dusun Kurandak.

Hal itu antara lain faktor Sumber Daya Manusia (SDM) yang mana keterbatasan pengetahuan warga Dusun Kurandak mengenai proses berternak bebek yang tepat. Berulang kali ternak mereka mati karena penyakit dan kurang mendapat penanganan yang baik serta sulit memenuhi kebutuhan pakan ternak.

Selama ini masyarakat memenuhi kebutuhan pakan ternak bebek hanya memberi makan dari sisa makanan mereka sehari-hari saja sehingga ternak bebek tersebut tidak mendapatkan cukup nutrisi. Hal itu disebabkan keterbatasan pakan disaat saat musim hujan tiba dan akses jalan ke kota untuk membeli pakan ternak sulit untuk dijangkau.

Solusi untuk menangani keterbatasan sumber daya manusia di Dusun Kurandak, Tim P2MD HMPS AKP Polmed membentuk tim akademisi untuk menambah wawasan masyarakat Dusun Kurandak dalam mengembangkan usaha ternak bebek serta membangun Healthy Livestock yang memiliki arti ternak yang sehat.

Di samping itu masyarakat juga diajarkan bagaimana cara mengoptimalkan buah bakau sebagai salah satu produk yang nantinya akan menjadi ikon masyarakat Dusun Kurandak. Kegiatan ini dilaksanakan selama 4 bulan dimulai dari bulan Agustus sampai bulan November 2021.

“Program ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat yaitu masyarakat Dusun Kurandak mampu berternak bebek dan mengolah buah bakau dengan baik, serta mampu mengolah limbah pertanian, hasil laut, yang selama ini belum termanfaatkan sebagai pakan ternak bebek, dan juga dapat meningkatkan populasi ternak bebek dan memanfaatkan hasil SDA yang sudah ada sebagai media penerapan Tridharma Perguruan Tinggi bagi civitas akademika Politeknik Negeri Medan khususnya dibidang pengabdian masyarakat. (h02)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *