Waspada
Waspada » Tim Dosen USU Beri Bantuan Teknologi Hormon Kepada Petani Bawang Merah
Medan Pendidikan

Tim Dosen USU Beri Bantuan Teknologi Hormon Kepada Petani Bawang Merah

TIM PKM LPPM USU bersama para petani bawang merah Kecamatan Siborong-borong. Waspada/Ist
TIM PKM LPPM USU bersama para petani bawang merah Kecamatan Siborong-borong. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Bawang merah merupakan salah satu komoditas sayuran yang telah diusahakan sejak lama oleh petani dan mempunyai arti penting bagi masyarakat.

Hampir semua masakan Indonesia menggunakan bawang merah sebagai bumbu penyedap.

Tidak hanya sampai di situ, bawang merah juga berperan sebagai sumber pendapatan dan kesempatan kerja yang memberikan kontribusi cukup tinggi terhadap perkembangan ekonomi wilayah.

Meskipun minat petani beragribisnis bawang merah cukup kuat, namun dalam proses pengusahaannya masih dijumpai beberapa kendala, baik kendala yang bersifat teknis maupun ekonomis.

Produk pertanian, termasuk bawang merah masih dihadapkan pada beberapa permasalahan fluktuasi dan sensitivitas harga yang cukup tinggi, terutama karena perubahan permintaan dan penawaran.

Pada musim tanam petani mengalami tingginya harga benih bermutu, sedangkan pada saat panen menghadapi rendahnya harga produk.

Berkenaan dengan hal ini, Tim Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM USU yang diketuai oleh Dr Ir Tavi Supriana, MS, memfokuskan kegiatan pada peningkatan produksi bawang merah terutama di salah satu daerah sentra holtikultura Provinsi Sumatera Utrara yakni di Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

Ketua Tim Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM USU Dr Ir Tavi Supriana, MS, mengatakan kegiatan pengabdian Kepada masyarakat yang berjudul “Peningkatan Pendapatan Petani Bawang Merah dengan Aplikasi Hormon Tumbuh dan Usaha Pembibitan”.

Pelaksanaannya dengan menggandeng Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Sinur Kecamatan Siborongborong, bekerjasama dalam memajukan pertanian bawang merah di Kecamatan Siborongborong.

Katanya kegiatan terdiri dari sosialisasi budidaya tanaman bawang merah, pengenalan hormon tumbuh dan pelatihan metode aplikasi hormon) serta pemberian bantuan berupa bibit bawang merah berkualitas dan hormon tumbuh.

Seluruh agenda sosialisasi dan pemberian bantuan dilaksanakan di Gedung Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Sinur Kecamatan Siborongborong pada tanggal 22 Agustus 2020.

Meskipun demikian, karena situasi pandemi Covid-19 yang belum mereda, jumlah peserta yang mengikuti acara dibatasi dan dengan melaksanakan protokol kesehatan secara ketat untuk menghindari penyebaran virus.

Dia mengatakan adapun progress dan hasil yang didapatkan dari kegiatan yang dilakukan oleh Tim Pelaksana Pengabdian serta luaran yang telah tercapai pada kondisi masyarakat mitra antara lain, petani lebih lebih termotivasi untuk membudidayakan bawang merah.

Selain itu, para petani juga lebih termotivasi untuk melakukan usaha pembibitan bawang merah merah dan memahami rantai pemasaran bibit bawang merah yang lebih efisien. (m19)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2