Siswa SMA Istiqlal Delitua Gelar Outbound

  • Bagikan
Siswa SMA Istiqlal Delitua saat melaksanakan kegiatan outbound yang dilaksanakan di Sibolangit Sabtu (21/5). Waspada/Ist
Siswa SMA Istiqlal Delitua saat melaksanakan kegiatan outbound yang dilaksanakan di Sibolangit Sabtu (21/5). Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Memaksimalkan pembentukan karakter siswa yang lebih mandiri dan meningkatkan kebersamaan sebanyak 60 siswa Kelas X IPA dan IPSA SMA Isiqlal Delitua menggelar kegiatan outbound yang dilaksanakan di Sibolagit, Sabtu (21/2).

Guru olahraga sekaligus pembimbing kegiatan outbound SMA Istiqlal Nurmaidin, S.Pd mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kebersamaan yang baik serta kemandirian siswa serta mengajak siswa untuk lebih dekat, lebih mengenal dan lebih mencintai alam.

Menurutnya berbagai kegiatan yang dilakukan dalam kegiatan itu seperti permainan game, flying fox, jelajah hutan dan sungai, disini siswa diperkenalkan dengan keindahan alam dan hutan serta sungai di Sibolangit sehingga mereka benar-benar menyatu dengan alam serta memafami dan menjaga kearifan alam tersebut.

Senada dengan itu PKS 3 bidang kesiswaa Jumain, S.Pd mengatakan bahwa outboud merupakan salah satu program ekskul yang dilaksanakan setiap tahunnnya di SMA Istiqlal, dia berharap diakhir tahun pelajaran kegiatan ini digelar dengan tujuan untuk memotivasi bagi adik-adik kelas yang belum bergabung di SMA Istiqlal.

Dengan kegiatan ini dimana anak-anak berusaha menyatu dengan alam bagaiman mencintai alam, bagaimana melestasrikan alam karena di lokasi anak-anak dilarang berkata-kata kotor, dilarang berteriak dan tidak dibenarkan memetik bagian-bagian tumbuhan yang tidak ada hubungannya dengan kegiatan ini.

“Di sini mereka juga diajarkan bagaimana bekerja sama antara satu dengan yang lain sehingga mereka menjadi satu untuk semua dan semua menjadi satu dalam kegiatan ini,” ujarnya.

Sementara itu Kepala SMA Istiqlal Drs H Enda Tarigan mengatakan, kegiatan ini merupakan program tahunan yang dilaksanakan setiap tahunnya yang melibatkan seluruh siswa secara bergilir dengan tujuan untuk pendekatan alam terutama setelah dua tahun terakhir kegiatan ini tidak bisa dilaksanakan dan hal ini dirasa perlu sebagai kegiatan untuk penyegaran.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan profesional dengan mendatangkan instruktur dan pendamping dari, luar hal ini guna menghindari terjadi hal-hal yang tidak diinginkan mengingat outboud juga sangat berbahaya jika dilakukan oleh orang-orang yang awam.
Dia berharap kegiatan ini dapat lebih menambah semangat belajar, selain itu kegiatan outbond yang dilaksanakan selama satu hari tersebut , anak akan lebih bisa memahami arti dari sebuah komunikasi, koordinasi, baik dalam bentuk lisan ataupun gerak tubuh dalam menghadapi tantangan dan permasalahan yang sebenarnya. (h02)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.