Waspada
Waspada » Siswa Madrasah Aliyah Boleh Ikut SNMPTN Dan SBMPTN
Pendidikan

Siswa Madrasah Aliyah Boleh Ikut SNMPTN Dan SBMPTN

JAKARTA (Waspada): Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), Prof Nasih menegaskan, tak larangan bagi lulusan Madrasah Aliyah (MA) Keagamaan ikut dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2021. Pernyataan ini disampaikan Nasih dalam surat edaran guna mengonter informasi yang salah mengenai akses masuk SNMPTN dan SBMPTN.

“Penegasan ini disampaikan agar tak terjadi lagi kesalahan informasi di masyarakat,”tulis Ketua LTMPT, Prof Nasih dalam surat edarannya tertanggal Senin (18/1).

Diketahui ada pemberitaan di salah satu media yang menyebut kalau siswa Madrasah Aliyah (MA) tidak bisa ikut SNMPTN/SBMPTN. Padahal, tidak ada larangan bagi sisw MA untuk ikut SNMPTN/SBMPTN, sepanjang mereka memilih program studi (prodi) umum.

Artinya, pilihan prodi pada 2 jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru itu diusulkan oleh rektor masing-masing PTN, termasuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dan Politeknik negeri.

“Program studi yang ditawarkan PTKIN pada SNMPTN dan SBMPTN 2021 adalah program studi yang bersifat umum. Sedangkan prodi keagamaan di PTKIN tidak ditawarkan dalam SNMPTN dan SBMPTN,” jelas Nasih.

Khusus program studi keagamaan, lanjut Nasih, PTKIN akan menggelar Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) secara tersendiri.

Sedangkan program studi yang ditawarkan Politeknik negeri pada jalur SNMPTN dan SBMPTN 2021 hanya untuk peogram studi Diploma 4 atau sarjana terapam saja. Diluar prodi itu, Politeknik negeri menyelenggarakan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) secara tersendiri.

Karena itu, lanjut Nasih, siswa kelas 12 lulusan tahun 2021 pada SMA/SMK/Madrasah Aliyah (MA) baik negeri maupun swasta yang eligible (layak) boleh ikut SNMPTN 2021 dengan pilihan prodi yang ada di PTN (sesuai persyaratan) atau PTKIN (prodi umum saja dan sesuai persyaratan) atau Politeknik (khusus program studi D4 atau sesuai persyaratan).

“Seleksi jalur SNMPTN menggunakan nilai rapor. Kesesuaian nilai mata pelajaran dengan prodi yang dipilih menjadi bahan pertimbangan dalam seleksi,” ujarnya.

Untuk Siswa kelas 12 tahun 2021 pada SMA/SMK/Madrasah Aliyah (MA) baik negeri maupun swasta, yang belum lolos SNMPTN 2021 dan lulusan tahun 2020 dan 2019 diperbolehkan ikut SBMPTN 2021 dengan pilihan Prodi yang ada di PTN (sesuai persyaratan dari PTN), atau PTKIN (prodi umum saja dan sesuai persyaratan) atau Politeknik (khususprogram studi D4 dan sesuai persyaratan).

Prof Nasih kembali menegaskan, penetapan lulus seleksi pada SNMPTN dan SBMPTN adalah kewenangan penuh Rektor PTN/PTKIN/Direktur Politeknik dan bukan menjadi kewenangan LTMPT.

Untuk ikut pada SNMPTN 2021 maupun pendaftaran UTBK SBMPTN 2021, harus lebih dahulu memiliki akun LTMPT.

Registrasi akun LTMPT untuk SNMTPN 2021 sudah dimulai sejak 4 Januari 2021. Pendaftaran akun akan ditutup pada 1 Februari 2021 pukul 15.00 WIB.

Pendaftaran akun LTMPT tersebut dikhususkan untuk lulusan 2021 dan akan mengikuti SNMPTN 2021.

Setelah registrasi akun, pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) oleh sekolah dapat dilakukan mulai tanggal 11 Januari 2021 dan ditutup pada 8 Februari 2021 pukul 15.00 WIB.

Pendaftaran SNMPTN 2021 dibuka mulai 15 Februari 2021 dan ditutup pada 24 Februari 2021 pukul 21.00 WIB. Pendaftaran SNMPTN 2021 dilakukan untuk siswa yang eligible untuk mengikuti SNMPTN 2021.

Penetapan siswa yang eligible oleh sekolah ditutup pada 8 Februari 2021 pukul 15.00 WIB.(J02)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2