Rumah Tuo dan Upaya Penelusuran Kosa Kata Melayu Jambi

  • Bagikan

JAKARTA (Waspada): Kantor Bahasa Provinsi Jambi terus berupaya meningkatkan penyempurnaan usulan penambahan kosa kata bahasa daerah Melayu Jambi ke dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

“Pengusulan perlu disempurnakan, baik dari keunikan kosakata maupun definisi dan konteks kalimat. Untuk itu maka di perlukan pengembangan  kosakata  bahasa Indonesia melalui kosakata bahasa daerah,” ujar Kepala Kantor Bahasa Jambi Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Sukardi Gau dalam keterangannya, Kamis (14/10).

Dia mengatakan, Bahasa daerah Melayu Jambi turut memperkaya bahasa Indonesia. Dalam rentang waktu antara 2013-2020, Kantor Bahasa Provinsi Jambi telah mendokumentasikan sekitar empat ribuan kosakata bahasa daerah Jambi.

Namun sayangnya, berdasarkan data yang ada, pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) edisi V yang dimutakhirkan pada April 2021, dari ribuan yang sudah diusulkan, hanya 57 kosakata Melayu Jambi yang masuk ke dalam KBBI.

“Itu sebabnya kami terus menyempurnakan pengusulan supaya lebih banyak lagi kosa kata Melayu Jambi yang masuk dalam KBBI,” ujar Sukardi Gau.

Desa Rantau Panjang, Kecamatan Tabir menjadi salah satu lokasi penelusuran kosa kata Melayu Jambi. Desa Rantau Panjang terkenal akan warisan budaya berupa rumah tradisional yang disebut Rumah Tuo Rantau Panjang. Rumah ini masih dapat ditemukan di desa adat Rantau Panjang karena memiliki konstruksi yang kokoh. Adanya wujud fisik rumah tradisional ini diharapkan dapat memudahkan pengambilan data kosakata di bidang arsitektur.

“Selain itu, masyarakat setempat menyajikan aneka kuliner khas bagi pengunjung, sehingga data kosakata di bidang kuliner juga dapat dihimpun di daerah ini,” imbuh Sukardi.

Berdasarkan informasi yang dirilis di laman Pemerintah Kabupaten Merangin, Rumah Tuo Rantau Panjang berjarak sekitar 30 kilometer dari Kota Bangko dan bisa ditempuh dengan menggunakan transportasi umum atau pribadi selama kurang lebih 45 menit.

Lokasinya pun tak sulit untuk ditemukan dan kondisi jalan sudah cukup baik untuk dilewati.

Penduduk di Desa Rantau Panjang diperkirakan menjadi suku tertua di Jambi yang dikenal dengan nama Suku Batin. Desa ini juga merupakan desa tertua yang ada di Provinsi Jambi dan diperkirakan Suku Batin telah menempati desa tersebut.

Penduduk setempat dikenal ramah dan sangat terbuka kepada wisatawan yang ingin melihat warisan budaya di Rantau Panjang, yakni Rumah Tuo Rantau Panjang. Di tempat ini ditemukan Rumah Tuo Rantau Panjang sebanyak 60 buah yang berdiri kokoh sampai saat ini. Rumah ini terbuat dari kayu dan berbentuk seperti rumah panggung dengan disangga dengan beberapa tiang di bawahnya.(J02)

  • Bagikan

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.