Waspada
Waspada » Pesantren Darul Arafah Raya Gelar Perkemahan Education Trip
Medan Pendidikan

Pesantren Darul Arafah Raya Gelar Perkemahan Education Trip

SEKCAM Sibolangit Edi Saputra Siregar, SSTP MAP didampingi Mabigus H Harun Lubis ST MPSi pose bersama para santri di sela kegiatan Perkemahan Eduaction Triop, beberapa waktu lalu. Waspada/Arianda Tanjung
SEKCAM Sibolangit Edi Saputra Siregar, SSTP MAP didampingi Mabigus H Harun Lubis ST MPSi pose bersama para santri di sela kegiatan Perkemahan Eduaction Triop, beberapa waktu lalu. Waspada/Arianda Tanjung

MEDAN (Waspada): Gugus Depan 05-002 Pesantren Darul Arafah Raya melaksanakan Perkemahan Education Trip di Sibolangit, pada Selasa hingga Kamis (20-22/10) lalu.

Penanggungjawab kegiatan Ust Rojali SPdI mengatakan bila perkemahan ini diikuti oleh dyah (santriwati) penggalang dan penegak dari Gugus Depan 05-002 Pesantren Darul Arafah Raya sebanyak 99 orang peserta dan 11 pembina dengan menggunakan protokol kesehatan yang ketat.

“Salah satu kegiatannya yakni sosialisi tentang kesehatan yang dilakukan oleh Kepala Puskesmas Bandar Baru Drg Hj Sri Astuti Hariyani yang menekankan tentang pentingnya Perilaku 3M selama masa pandemi dan juga penyuluhan tentang kesehatan remaja putri. Lalu, kegiatan juga diisi dengan kegiatan pelantikan penegak bantara sebanyak 22 orang oleh Mabigus H Harun Lubis ST MPSi didampingi oleh kakak pembina,” terangnya.

Dikatakan, kegiatan perkemahan ini dilakukan setiap tahun untuk penggalang dan penegak yang berprestasi di Gugus Depan 05-002 Pesantren Darul Arafah Raya.

“Dan tahun ini kegiatan diisi dengan berbagai materi yang bermanfaat bagi peserta seperti penyuluhan kesehatan dan jelajah alam,” ujarnya.

Tak hanya itu, kata Rojali, Pesantren Darul Arafah Raya juga menggelar upacara Hari Santri Nasional 2020, Kamis (22/10) kemarin di Bumi Perkemahan Sibolangit.

Sementara untuk pembina upacara, yakni Sekretaris Camat Sibolangit Edi Saputra Siregar, SSTP MAP.

“Dalam amanatnya beliau mengatakan bahwa Hari Santri Nasional adalah bentuk perhatian pemerintah terhadap perjuangan santri dan kyai dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia melalui Resolusi Jihad Santri pada tanggal 22 Oktober 1945, dan sudah sepatutnya santri masa kini dapat mengisi kemerdekaan dengan karyanya kepada bangsa,” jelas Rojali.

Sementara itu, Mabigus H Harun Lubis ST MPSi dalam amanatnya disampaikan bahwa Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Pramuka harus tampil sebagai teladan dalam kehidupan bermasyarakat. (m33)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2