- Waspada

Perkuat Koordinasi dengan Daerah, Pemerintah Diminta Bentuk Pusat Komando Pendidikan Selama Pandemi

  • Bagikan

JAKARTA (Waspada): Pengamat pendidikan Indra Charismiadji menilai penting bagi pemerintah untuk membangun satu pusat komando pembelajaran selama pandemi. Tugasnya adalah mengawasi proses belajar dari Sabang sampai Merauke, berkoordinasi dengan seluruh dinas pendidikan di daerah dan berbagai organisasi masyarakat yang bergerak di bidang pendidikan.

Indra mendesak hal itu sebab selama pandemi Covid-19, kondisi pendidikan yang terdampak, tidak mendapat perhatian utama. Dia menilai kebijakan yang dikeluarkan pemerintah selama pandemi, banyak yang tidak tepat. Kondisi learning loss atau hilang kesempatan belajar pun seperti sulit dibendung.

“Selama pandemi, tidak ada kebijakan yang khusus untuk menangani pembelajaran jarak jauh atau kesulitan guru menghadapi teknologi digital. Persoalan yang ada, dijawab dengan penyelesaian berbeda. Ini semua, salah satunya karena kurang koordinasi dengan para pengambil keputusan lainnya,” ujar Indra, Rabu (29/9).

Dia menyontohkan soal pembelajaran jarak jauh selama pandemi. Kenyataannya banyak sekali keluhan masyarakat, utamanya di daerah yang tidak memiliki akses pada listrik, apalagi internet. Untuk kasus daerah seperti ini, solusinya bukan memberikan kuota internet, tetapi buku bacaan.

Demikian juga kebijakan soal guru. Menurut Indra, banyak guru yang memiliki kompetensi rendah dalam sistem pembelajaran online. Alhasil, yang merana bukan hanya orang tua dan siswa, tetapi guru itu sendiri. Mereka berada dalam kebingungan karena tidak siap menghadapi pembelajaran era pandemi.

“Solusi dari persoalan guru bukan sekedar mengangkat para honorer menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja. Tetapi bimbinglah para guru yang sudah ada, termasuk menghadapi teknologi pendidikan. Selain itu, benahi sistem rekrutmen guru sesegera mungkin,” tandasnya.

Dia menyontohkan sistem rekrutmen guru di Singapura dan beberapa negara maju lainnya. Di sana yang berhak menjadi guru adalah siswa terbaik di SMU. Mereka dipupuk sedemikian rupa supaya menjadi guru terbaik. Tentu saja dengan gaji yang sangat memadai.

Persoalan tata kelola guru yang lemah dan makin lemah di era pandemi ini, membuat sistem pembelajaran saat ini semakin mengkhawatirkan.

“Maka dari itu, tambah Indra, Pusat Komando Pembelajaran Selama Pandemi adalah upaya terbaik untuk membenahi benang kusut manajemen pendidikan di negara kita. Kuncinya adalah koordinasi dengan daerah dan seluruh elemen masyarakat yang sama-sama punya komitmen mencerdaskan anak bangsa,” tandas Indra.(J02)

  • Bagikan