Perguruan Harapan Mandiri Gelar Vaksin 1.000 Pelajar - Waspada

Perguruan Harapan Mandiri Gelar Vaksin 1.000 Pelajar

  • Bagikan
Kepala SMA Harapan Mandiri Kwok Hin, ST, M.Pd, Kepala SMP Harapan Mandiri Maykel, S.Kom, bersama pengawas SMA Harapan Mandiri Drs. Bahagia, Kepala Seksi SMA Dinas Pendidikan Cabang Medan Selatan Saripuddin, S.PdI, MA, Tim Puskesmas Sentosa Baru, Ketua Pembina Yayasan Perguruan Harapan Mandiri Drs. Wiryanto, dan Kepala TK Harapan Mandiri Fitriani, S.Pd usai pembukaan vaksin., Waspada/Ist
Kepala SMA Harapan Mandiri Kwok Hin, ST, M.Pd, Kepala SMP Harapan Mandiri Maykel, S.Kom, bersama pengawas SMA Harapan Mandiri Drs. Bahagia, Kepala Seksi SMA Dinas Pendidikan Cabang Medan Selatan Saripuddin, S.PdI, MA, Tim Puskesmas Sentosa Baru, Ketua Pembina Yayasan Perguruan Harapan Mandiri Drs. Wiryanto, dan Kepala TK Harapan Mandiri Fitriani, S.Pd usai pembukaan vaksin., Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Yayasan Pendidikan Perguruan Harapan Mandiri yang berlokasi di Jalan Brigjend Zein Hamid No. 40 Medan mantapkan persiapan pembelajaran tatap muka dengan menggelar vaksin bagi pelajar SMP, SMA dan SMK Harapan Mandiri bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Medan dan Puskesmas Sentosa Baru sebagai unit pelaksana tugas.

Kegiatan vaksin dilaksanakan selama dua hari untuk 1.000 pelajar, dihari pertama Kamis (21/10) sebanyak 500 pelajar dan dihari kedua Sabtu (23/10) sebanyak 500 pelajar.

Kepala SMA Harapan Mandiri Kwok Hin, ST, M.Pd didampingi Kepala SMP Harapan Mandiri Maykel, S.Kom mengatakan, bahwa kegiatan vaksin ini dilaksanakan sesuai dengan anjuran Pemerintah sebagai salah satu syarat untuk menggelar PTMT.

“Kegiatan ini digelar dalam rangka menyahuti himbauan dari Pemerintah untuk melengkapi syarat Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) yang digelar di perguruan Harapan Mandiri. Vaksinasi Covid-19 ini adalah wujud tanggungjawab kemanusiaan. Sebuah gerakan untuk bahu membahu memulihkan Indonesia.” ujarnya.

Pembukaan kegiatan vaksin ini sendiri dihadiri Kepala Seksi SMA Dinas Pendidikan Cabang Medan Selatan, Saripuddin, SPdI, MA, Pengawas SMA Harapan Mandiri Drs. Bahagia, Kepala Puskesmas Sentosa Baru dr. Jusuf Paska Ginting beserta tim. Ketua Pembina Yayasan Drs. Wiryanto, MBA, Kepala Sekolah dan seluruh Guru TK, SD, SMP, SMA, dan SMK Harapan Mandiri.

Ketua Pembina Yayasan Perguruan Harapan Mandiri Drs. Wiryanto, MBA menyambut baik kegiatan vaksin yang digelar di sekolahnya. Pihaknya selaku pengurus yayasan dari awal telah mempersiapkan segala kebutuhan pembelajaran tatap muka mulai dari alat pengukur suhu, bilik desinfektan, tempat cuci tangan yang dilengkapi dengan sabun, dan hand sanitizer.

Selain itu guna mendukung pelaksanaan pembelajaran tatap muka semua guru, pegawai dan karyawan di lingkungan Yayasan Perguruan Harapan Mandiri juga telah divaksin.

Menurutnya PTMT sendiri telah di gelar sejak beberapa hari yang lalu dengan mematuhi protokol kesehatan yang ketat sesuai dengan SOP pembelajaran tatap muka, kegiatan upacara bendera, olahraga serta ekstrakurikuler termasuk kantin untuk sementara waktu ditiadakan selama masa pembelajaran tatap muka terbatas.

“Para siswa juga diarahkan membawa perlengkapan pribadi yang berkaitan dengan protokol kesehatan, mulai dari masker hingga hand sanitizer serta membawa makanan masing-masing karena kantin di sekolah tidak dibuka,” ujarnya.

Kepala Puskesmas menyampaikan bahwa Perguruan Harapan Mandiri adalah sekolah pertama yang melaksanakan vaksinasi dengan Vaksin Pfizer yang memiliki tingkat efikasi 95%.

Kepala Seksi SMA Dinas Pendidikan Cabang Medan Selatan Saripuddin, S.PdI, MA menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan vaksin yang dilaksanakan Yayasan Pendidikan Perguruan Harapan Mandiri, dia berharap dengan telah dilaksanakannya vaksin ini semoga PTMT di sekolah itu dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Pihaknya menghimbau meski telah divaksin semua siswa dan guru-guru berserta seluruh jajaran diharapkan tetap mengikuti protokol kesehatan selama PTMT ini. “Karena Covid-19 belum benar-benar habis karena itu mari kita sama-sama menjaga agar pandemi ini bisa segera hilang dan pembelajaran tatap muka dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya.(h02)

  • Bagikan