Waspada
Waspada » Pandemi Jadi Kata Paling Populer Versi Badan Bahasa
Pendidikan

Pandemi Jadi Kata Paling Populer Versi Badan Bahasa

Kepala Badan Bahasa

JAKARTA (Waspada):Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menetapkan Pandemi sebagai Kata Tahun Ini (KTI) atau kata paling popular tahun ini.

Penetapan kata tersebut dilakukan berdasarkan beberapa pertimbangan yaitu daftar kata terpopuler menurut KBBI, kemunculan di Google Trends, penanda berbagai peristiwa, penggunaan kata dalam berbagai kalangan, dan keluasan distribusi bidang.

Kata pandemi merupakan kata yang tepat untuk dijadikan KTI 2020, baik dari segi popularitas, penggunaan, maupun distribusinya. Kata ini memiliki popularitas yang relatif tinggi sepanjang tahun 2020 dengan distribusi penggunaan di berbagai daerah, bidang ilmu, dan pemangku kepentingan yang luas.

“Kata yang dipilih sebagai KTI pada tahun 2020 adalah kata pandemi yang bermakna wabah yang berjangkit serempak di mana-mana, meliputi daerah geografi yang luas dengan kelas kata nomina. Kita juga telah mempertimbangkan dengan beberapa kriteria yang ada,” ungkap Kepala Badan Bahasa, Endang Aminudin Aziz, yang disampaikan pada taklimat media di Jakarta, Kamis (17/12).

Selain pandemi, ada sejumlah kandidat kata lainnya yang bersaing sebagai KTI 2020. Salah satunya adalah Daring.

“Tetapi kata ‘daring’ sudah terkenal dari 2019 dan kurang menggambarkan keadaan tahun ini,” ujar Pelaksana tugas (plt.) Kepala Kepala Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra, Dora Amalia.

Sebagai KTI, kata pandemi ini juga berpotensi untuk tetap bertahan digunakan karena beberapa hal berikut. Pertama, penggunaan istilah pandemi Covid-19 mencerminkan kondisi global sepanjang tahun 2020 hingga waktu yang belum dapat ditentukan.

Kedua, artikel jurnal dan berita terkait pandemi cukup banyak beredar di masyarakat.

Terakhir, kata pandemi ini terkait erat dengan penetapan berbagai kebijakan yang berdampak pada perekonomian, pariwisata, jam kerja, izin usaha, dan sistem pembelajaran.(J02)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2