Waspada
Waspada » Orang Tua Nantikan PTM Terbatas Di Langkat
Pendidikan

Orang Tua Nantikan PTM Terbatas Di Langkat

SDN 050666 Lubuk Dalam, Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat yang merindukan PTM Terbatas.

STABAT (Waspada): Sejumlah kepala Sekolah Dasar di Kabupaten Langkat siap melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas.Kepala SDN 054929 Kampung Baru Pasar 8 Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat, Zulkarnain yang menaungi para kepala sekolah lainnya dalam wadah kelompok kerja kepala sekolah mengatakan, umumnya mereka siap dan hanya menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat.

“Jadi PTM dijadwalkan setelah Juli, memang jadwalnya dapat berubah. Kemudian mengenai durasi pembelajaran dan pembagian rombongan belajar sejauh ini belum diketahui. Karena masih menunggu surat resmi yang ditandatangani kepala daerah. Meski demikian kemungkinan seperti itu tetap ada,” kata Zulkarnain, Rabu (14/4).

Dia menambahkan, berbagai persiapan pembejalaran tatap muka telah dilakukan seperti membeli masker, wadah cuci tangan dan lain-lain yang terkait protokol kesehatan dalam upaya mencegah Covid. Selain itu, mereka senantiasa berkoordinasi dengan satuan tugas pencegahan Covid di kecamatan yang melibatkan petugas Puskesmas.
    

“Jadi, menyongsong PTM terbatas ke depan pasti diketahui dan dikoordinasikan dengan petugas satuan tugas penanganan Covid di masing-masing kecamatan guna membahas hal-hal yang dianggap penting,” ujar Zulkarnain.    
    
Selanjutnya, meski belum dilaksanakan PTM terbatas, lanjutnya, dana bantuan operasional sekolah tetap dimanfaatkan sesuai ketentuan yang berlaku. Karena kepala sekolah pasti akan bermasalah dan berhadapan dengan penegak hukum jika menggunakan dana BOS di luar petunjuk teknis penggunaannya.

“Beberapa diantara manfaat dana BOS yakni untuk membayar kebutuhan-kebutuhan yang menyangkut dengan wabah saat ini. Kemudian untuk belanja sekolah seperti membeli buku materi, buku penunjang, alat tulis kantor dan lain-lain,” tuturnya.

Sementara itu, Kadis Pendidikan Kab. Langkat Saiful Abdi mengatakan kepada Waspada, sekolah-sekolah di Kab. Langkat baik tingkat SD maupun SMP sudah siap mengikuti PTM terbatas hingga di pelosok desa dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
  

“Selain itu, hampir 80 persen guru-guru di Langkat juga sudah disuntik vaksin sehingga lebih siap menyambut pembelajaran tatap muka. Bagi kalangan orangtua murid yang memiliki masukan menjelang pembelajaran dimaksud, boleh menyampaikan saran kepada masing-masing kepala sekolah atau guru terkait,” ucap Saiful.
    
Salah seorang ibu rumah tangga warga Stabat yang tahun ini menyekolahkan anaknya kelas 1 SD, Ningsih, berharap pembelajaran tatap muka dapat segera dilaksanakan seperti tahun-tahun sebelumnya. Sebab, anak-anak butuh ilmu dan wawasan secara luas.

Pemerintah melalui SKB 4 Menteri telah mengumumkan PTM terbatas secara serentak dilakukak pada awal tahun ajaran baru 2021/2022 Juli nanti. Untuk itu, dilakukan juga vaksinasi kepada seluruh guru, dosen dan tenaga kependidikan lainnya hingga waktu akhir Juni.
    
Hasil pantauan Waspada, akibat sudah terlalu lama tidak ada aktivitas belajar mengajar di sekolah, sebagian pekarangan sekolah dan areal sekitarnya di tumbuhi semak. Salah satu contoh yang terlihat yakni areal SDN 050666 Lubuk Dalam Kec. Stabat.(a11/C)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2