Mutiara Azmi, Mahasiswa USU Bangga Daftar IISMA - Waspada

Mutiara Azmi, Mahasiswa USU Bangga Daftar IISMA

  • Bagikan

JAKARTA (Waspada): Belum lama ini,  Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) meluncurkan “Beasiswa Mobilitas Internasional Mahasiswa Indonesia” atau “Indonesian International Students Mobility Awards (IISMA)” bagi mahasiswa tingkat sarjana (S1). Beasiswa ini berlangsung selama  satu semester atau 20 sks di perguruan tinggi terkemuka di dunia.  Tercatat ada 70-an kampus dari 31 negara yang siap menerima mahasiswa S1 dari sejumlah kampus negeri di Indonesia.

Mendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim mengatakan, tujuan beasiswa IISMA ini untuk memperkaya dan meningkatkan wawasan serta kompetensi mahasiswa Indonesia, di dunia nyata sesuai dengan minat dan cita-cita.  Dia juga meyakini kalau lingkungan belajar yang beragam akan memberi dampak positif terhadap pengembangan potensi individu.

“Menuntut ilmu di berbagai lingkungan belajar telah membentuk saya secara intelektual maupun karakter. Jika kita ingin para mahasiswa mempertajam pemikiran dan mengejar mimpi-mimpi mereka, kita harus mentransformasi sistem pendidikan tinggi agar lebih relevan dengan dunia di luar kampus,” ujarnya membagi pengalaman yang disampaikan secara daring, di Jakarta, Selasa (11/5).

 

 

Dari sekian banyak pelamar beasiswa IISMA, adalah Mutiara Annisa Azmi. Tiara mendaftar daftar dari kampusnya di Universitas Sumatera Utara (USU) ke University of California , Davis, Amerika Serikat.

Mahasiswa  semester akhir program studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara (USU) yang hobi melukis dan jalan-jalan ini, mengaku sangat tertarik melamar ke program IISMA yang digelar Kemendikbudristek. Dia lantas mencari tahu bersama beberapa teman, mendaftar dan akhirnya berhasil masuk sampai tingkat seleksi nasional.

“Saya disemangati oleh keluarga dan teman-teman dekat,” kata Tiara.

Menurut Tiara, program beasiswa IISMA ini sangat bagus. Di sini setiap orang jadi dapat menambah wawasan ,ilmu dan pengalaman.
Tiara sendiri berniat membagi pengalaman jika kelak lolos seleksi IISMA.

“Harapan saya, dengan ikut ikut IISMA ini bisa jadi jalan buat saya untuk lanjut kuliah S2 di luar nantinya,” kata gadis  kelahiran Medan, putri pasangan Zulfi Azmi dan Suhartini.

 

Direktur Beasiswa LPDP, Dwi Larso menyampaikan bahwa IISMA adalah sebuah terobosan yang baik. Dukungan dari LPDP untuk program ini meliputi hampir semua pembiayaan yang dibutuhkan mahasiswa untuk belajar di luar negeri. Selebihnya, mahasiswa hanya perlu berusaha gigih agar lolos seleksi sehingga bisa  diterima di program ini.

“Selain uang pendaftaran dan SPP yang akan diberikan langsung ke perguruan tinggi mitra, kami juga menyediakan biaya perjalanan PP kelas ekonomi dari kota asal ke kota tujuan belajar, biaya hidup bulanan di negara tujuan sesuai ketentuan LPDP, serta asuransi kesehatan selama mengikuti program, termasuk juga biaya untuk tes PCR terkait pemeriksaan Covid-19 sebelum berangkat ke negara tujuan dan saat kembali ke Indonesia, kemudian juga biaya penerbitan visa, dan pendanaan atas keadaan darurat (yang mungkin terjadi) secara kolektif,” terangnya.

Dwi Larso menyebutkan bahwa tahun ini pihaknya memberikan kesempatan kepada 1.000 mahasiswa terbaik untuk belajar di universitas top dunia.

“Ini adalah kesempatan emas, maka kami mendorong agar mahasiswa sekalian bisa antusias memanfaatkannya untuk mendapat pembelajaran terbaik dan berjejaring di tingkat global. Kami akan dukung putra-putri bangsa untuk mendapat pengalaman di luar negeri,” tandasnya. (J02)

  • Bagikan