Mengenal Suneung, Ujian Nasional Pelajar Korea Selatan Yang Jadi Ujian Tersulit Di Dunia

  • Bagikan
Mengenal Suneung, Ujian Nasional Pelajar Korea Selatan Yang Jadi Ujian Tersulit Di Dunia
Siswa Korea Selatan Menunggu Ujian Suneung via Getty Images

MEDAN (Waspada) : Tepat hari Kamis, (14/11) ada setengah juta siswa di Korea Selatan sedang menghadapi ujian akhir sekolah untuk menentukan masa depan mereka.

Disebut sebagai salahsatu ujian paling sulit di dunia, Suneung adalah ujian akhir pelajar sekolah menengah atas di Korea Selatan untuk penempatan universitas yang berlangsung selama delapan.

Suneung dianggap sebagai ujian paling penting yang dihadapi oleh siswa di Korea Selatan yang dengannya pesawat pun harus dihentikan operasionalnya selama 35 menit, pekerjaan konstruksi diistirahatkan, dan mobil-mobil diminta untuk tak membunyikan klakson selama ujian berlangsung.

Bagi pelajar di Korsel, ujian ini tak hanya menentukan universitas mana untuk melanjutkan pendidikan, tapi juga memengaruhi pekerjaan, pendapatan, dan bahkan hubungan asmara di masa depan.

Ujian Kemampuan Skolastik Perguruan Tinggi yang terkenal di Korea Selatan ini diadakan setahun sekali pada bulan November. Tahun ini, ujian ini jatuh pada Kamis, 14 November. Ujian tersebut merupakan satu-satunya kesempatan bagi para pelajar menunjukkan kemampuan mereka.

Delapan jam, lima ujian, empat kali istirahat, satu hari, satu kesempatan

Hasil Suneung mempengaruhi banyak hal, seperti status sosial dan bagaimana seseorang dipersepsikan oleh orang lain. Hasil Suneung bahkan berperan dalam hubungan asmara dan menentukan apakah seseorang dianggap sebagai pasangan yang cocok.

Suneung berlangsung selama delapan jam, dengan jeda 20 menit di antara setiap ujian mata pelajaran dan 50 menit untuk makan siang. Setiap ujian mata pelajaran berlangsung sekitar 80 hingga 107 menit, yang membutuhkan tingkat konsentrasi yang tinggi.

Suneung mencakup lima mata pelajaran wajib, yaitu Bahasa Korea, Matematika, Bahasa Inggris, Sejarah Korea, dan Ilmu Sosial atau Sains. Ada pula ujian bahasa tambahan pilihan, yakni bahasa Prancis, Mandarin, Jepang, Rusia, atau Arab.

Hyun-min Hwang, seorang pemuda berusia 19 tahun, mengatakan beberapa temannya setiap hari menyantap makanan yang sama menjelang dan saat ujian berlangsung demi memastikan tubuh mereka dapat mencerna makanan itu dengan baik. Ini adalah praktik umum bagi sejumlah peserta ujian, yang harus membawa kotak makan siang mereka sendiri ketika ujian dilaksanakan.

Para pelajar disarankan menghindari makanan mentah, hidangan pedas, dan makanan berbahan dasar tepung seperti roti atau mi.

Para orang tua dan pelajar saling bertukar kiat tentang apa yang harus dimakan dan apa yang harus dihindari dalam komunitas daring.

Buah-buahan seperti pisang dan apel direkomendasikan, sementara jeruk keprok asam tidak dianjurkan. Protein juga merupakan kunci.

Bekal makanan yang seimbang untuk Suneung sering kali berisi nasi, ikan panggang, dada ayam, sayuran, dan sup hangat.

“Beberapa teman saya bangun dan tidur pada waktu-waktu tertentu untuk membiasakan diri dengan rutinitas Suneung,” kata Hwang. “Tubuh perlu istirahat agar siap berkonsentrasi.”

Catatan penting, para pelajar tidak boleh terganggu dengan keinginan buang air.

Pergi ke WC bukanlah pilihan gampang karena sulit untuk kembali ke ruang ujian dengan cepat. Setelah mengikuti banyak simulasi ujian, dengan jadwal istirahat 20 menit, Hwang mengatakan bahwa ia telah belajar cara mengendalikan kandung kemihnya.

Kang Jun-hee, seorang pemuda berusia 20 tahun yang mengikuti ujian ulang, benar-benar mempersiapkan diri dengan matang untuk mengikuti Suneung tahun ini. Kang belajar dari pengalaman dari ujian sebelumnya sehingga kini dia fokus membangun rutinitas harian secara lebih disiplin.

“Terakhir kali saya mengikuti ujian, saya tidak menjalani hidup sekonstruktif mungkin,” kata Kang.

Dia mengaku kini dirinya “berkomitmen penuh” pada rutinitas harian, seperti bangun pukul 06.30 setiap pagi dan langsung mengikuti simulasi ujian dalam mata pelajaran utama. Rutinitas ini dirancang agar “sama seperti jadwal Suneung yang sebenarnya”.

Pemuda berusia 20 tahun itu tidak senang dengan hasil tahun lalu karena dia menjadi satu-satunya di antara teman-temannya yang mengikuti ujian ulang.

Ia mengatakan situasinya bisa menjadi sulit bagi dirinya karena teman-temannya sudah menjalani kehidupan sebagai mahasiswa. Namun, ia bertekad untuk melakukan yang terbaik.

“Mempersiapkan diri untuk Suneung mengajarkan saya cara mencapai tujuan,” ungkapnya.

Sang-won Lee, yang juga mengikuti ujian akhir tahun ini, menekankan pentingnya stamina, menjaga momentum, dan kepercayaan diri.

“Saya sarankan untuk mengikuti simulasi ujian bahasa Korea di pagi hari,” katanya.

Bahkan, ia mulai simulasi ujian pada “jam saat ujian sesungguhnya dimulai” karena menurutnya sangat penting untuk memulai dengan baik.

“Jika seorang peserta merasa gagal pada ujian pertama, ada kemungkinan besar hal itu akan memengaruhi kinerja yang bersangkutan dalam ujian berikutnya,” katanya.

Ia juga menekankan perlunya menjaga fokus setelah makan siang.

“Setelah makan siang, peserta akan mengikuti ujian bahasa Inggris, yang mencakup bagian mendengarkan. Jadi, peserta perlu memastikan bahwa dirinya tidak terlalu mengantuk.”

Negara Bersatu Demi Berjalannya Suneung.

Seluruh negara bersatu untuk mendukung peserta Suneung. Petugas polisi, pemadam kebakaran, dan ambulans bersiaga sejak pagi untuk mengawal siswa yang terlambat.

Untuk memperlancar arus lalu lintas, banyak perusahaan di Korea menyarankan pekerja untuk datang lebih siang, meskipun pasar saham buka lebih lambat.

Pesawat tidak beroperasi selama 35 menit selama ujian mendengarkan bahasa Inggris

Beberapa sekolah tutup dan dijadikan sebagai tempat ujian, sementara para pelajar yang lebih muda menunggu di luar tempat ujian pada pagi hari untuk menyemangati kakak kelas mereka dengan menabuh drum dan meneriakkan yel-yel penyemangat.(adn)

Sumber : bbc.com/indonesia/


Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaZRiiz4dTnSv70oWu3Z dan Google News Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News ya.

Mengenal Suneung, Ujian Nasional Pelajar Korea Selatan Yang Jadi Ujian Tersulit Di Dunia

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *