Mempersiapkan Kompetensi SDM Yang Berdaya Saing Pada Era Society 5.0 - Waspada

Mempersiapkan Kompetensi SDM Yang Berdaya Saing Pada Era Society 5.0

  • Bagikan

TEKNOLOGI semakin berkembang seiring berjalannya waktu yang ditandai dengan adanya revolusi industri 1.0 sampai dengan revolusi industri 4.0. Seiring dengan perkembangan teknologi ini mengakibatkan pola perilaku sosial masyarakat (society) mengalami perubahan. Hal ini terbukti dari yang awalnya setiap perilaku masyarakat hanya berpusat pada pemenuhan kebutuhan masyarakat saja tanpa ada pengaruh teknologi, namun saat ini setiap tatanan kehidupan dan kebutuhan masyarakat akan berpusat pada manusia dan berbasis pada teknologi. Saat ini perkembangan society sudah berada pada level society 5.0.

Lantas apa yang dimaksud dengan society 5.0? “Society 5.0 didefinisikan sebagai sebuah masyarakat yang berpusat pada manusia yang menyeimbangkan kemajuan ekonomi dengan penyelesaian masalah sosial melalui sistem yang sangat mengintegrasikan ruang maya dan ruang fisik”.

Konsep society 5.0 ini digagas oleh Negara Jepang dan dianggap sebagai penyempurna dari konsep-konsep revolusi industri yang sudah ada sebelumnya. Dimana Jepang sudah menerapkan Society 5.0 bulan Januari tahun 2019. Pada society 5.0 ini diharapkan masyarakat dapat menyelesaikan berbagai tantangan dan permasalahan ekonomi dan sosial dengan memanfaatkan berbagai inovasi yang lahir di era Revolusi industri 4.0 seperti Internet on Things (internet untuk segala sesuatu), Artificial Intelligence (kecerdasan buatan), Big Data (data dalam jumlah besar), serta robot yang dapat meningkatkan kualitas hidup manusia.

Adanya trend society 5.0 tentu menimbulkan dampak positif dan negatif diwaktu yang bersamaan. Adapun dampak positif dari adanya trend society 5.0 ini yaitu: (1) munculnya model bisnis baru, (2) munculnya pekerjaan dan profesi-profesi baru, (3) menjadi solusi terbaik untuk menghasilkan produk. Sedangkan dampak negatif dari adanya trend society 5.0 ini yaitu: (1) Banyak pekerjaan dan profesi lama yang hilang tergerus oleh zaman, (2) Lingkungan yang terancam, (3) Terdistorsinya para SDM yang tidak unggul, tidak berkompeten serta tidak mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi akan tersisih karena tidak mampu bersaing.

Untuk itu, pada era society 5.0 sangat membutuhkan SDM yang unggul dan berdaya saing tinggi. Agar terbentuknya SDM yang unggul dan berdaya saing, tentu para SDM tersebut harus memiliki kompetensi. Ada beberapa kompetensi yang harus dimiliki oleh SDM di era society 5.0 diantaranya yaitu:

  1. Leadership yaitu, kemampuan untuk menjadi seorang pemimpin. Di era ini kita di tuntut untuk menjadi setidaknya pemimpin bagi diri kita sendiri, berani mengambil keputusan kuat terhadap tantangan dan siap dalam situasi apapun. Seorang pemimpin yang hebat tentunya akan menghasilkan keputusan yang hebat, yang berdampak kepada orang-orang yang dipimpinnya.
  2. Language skills yaitu, kemampuan berbahasa asing khususnya bahasa Inggris merupakan kemampuan yang harus dimiliki di era revolusi 5.0 ini. Mengapa ? karena di era ini tidak ada lagi batasan yang membuat kita dapat berkomunikasi lintas negara, dan untuk memudahkan kita menjalin komunikasi dengan berbagai macam orang di seluruh dunia maka kemampuan berbahasa standar internasional adalah salah satu hal yang perlu dimiliki di era 5.0. Kemampuan berbahasa asing khususnya bahasa inggris merupakan hal mutlak yang harus dimiliki oleh karena setiap sistem yang berbasis teknologi secara menyeluruh saat ini telah memberikan petunjuk (instruksi) penggunaan dalam bahasa inggris, bagaimana mungkin kita dapat mengoperasikan teknologi canggih dan bersaing jika untuk mengoperasikan teknologi dengan panduan bahasa asing saja kita tidak mengerti.
  3. IT Literacy yaitu, di era 5.0 dimana teknologi IT menjadi penggerak utama, semua literatur mengenai pengetahuan dapat di cari menggunakan internet. Di masa 5.0 diperlukan SDM yang memiliki kemauan mengembangkan dan meningkatkan ilmu pengetahuan. Di era 5.0 ini semua pengetahuan dapat kita cari dengan menggunakan internet, untuk itu maka kita seharusnya mampu memiliki pengetahuan yang lebih luas, akurat dan tanpa batasan karena semua data dapat di cari dengan mudah saat ini melalui jaringan internet.
  4. Writing skills yaitu, kemampuan dalam menulis merupakan hal yang penting. Dengan kemampuan menulis yang baik maka akan mendorong kita lebih kreatif lagi menciptakan tulisan-tulisan yang berguna bagi khalayak ramai. Dengan menulis kita dapat menuangkan ide dan gagasan yang kita miliki dan pemikiran maupun inovasi baru dapat ditularkan dalam memasuki era Society 5.0.”

Selain itu ada tiga kemampuan lagi yang dibutuhkan dalam menghadapi society 5.0. diantaranya yaitu:

  1. Problem Solving yaitu, kemampuan untuk memecahkan permasalahan. Kemampuan ini adalah hal yang sangat penting untuk dimiliki oleh SDM di era 5.0, karena di era 5.0 kita dihadapkan pada keadaan volatility, uncertainty, complexity, ambiguity, (VUCA) yang tidak dapat di prediksi, banyak kemungkinan yang dapat terjadi di era ini, oleh karena itu kemampuan dalam memecahkan masalah dengan cepat dan tepat merupakan kemampuan yang sangat dibutuhkan di era 5.0 ini.
  2. Critical Thinking yaitu, untuk dapat memecahkan masalah tentunya kita harus dapat berfikir secara kritis, kemampuan berfikir secara kritis dan menganalisa persoalan yang terjadi akan membuat kita mampu mencari jalan keluar yang efektif dan efisien.
  3. Creative yaitu, SDM yang memiliki kreatifitas yang tinggi sangat dibutuhkan di era VUCA dan di era 5.0 ini dikarenakan di era ini semua sudah berbasis teknologi dan kita di dorong untuk tetap berinovasi guna mengikuti perkembagan zaman.

Tujuh jenis kompetensi itu semua jika dimiliki dan di implementasikan oleh para SDM, maka dapat dipastikan para SDM tersebut mampu menjadi unggul dan berdaya saing tinggi di era society 5.0.

Masih terkait dengan paparan mengenai adanya trend society 5.0 ini sebenarnya menimbulkan dampak secara tidak langsung bagi Negara Indonesia, dimana Indonesia sebagai negara berkembang berhak untuk berperan secara aktif dalam mempersiapkan trend society 5.0. Indonesia juga memiliki penduduk yang sangat banyak dengan jumlah terbanyak keempat di dunia dan terbanyak di Asia Tenggara sehingga sangat diperlukan pembangunan manusia yang berkualitas agar mampu menjadi modal besar untuk kemajuan negara Indonesia. Untuk itu, Perguruan Tinggi sebagai salah satu lembaga yang turut berkontribusi dalam kegiatan pendidikan di Indonesia tentunya harus mampu beradaptasi dalam menghadapi trend yang sedang berkembang. Menyiapkan kurikulum Pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Selain itu, Perguruan Tinggi juga turut berkontribusi untuk menghasilkan output yang berkualitas. Lantas, apakah SDM Indonesia sudah mampu untuk memasuki era society 5.0 ini?

Pada hakikatnya, mau tidak mau Indonesia akan memasuki era society 5.0 sehingga bagaimanapun caranya Indonesia harus mampu jika memasuki era tersebut dengan cara melakukan evaluasi terhadap proses pembelajaran dari tingkat yang paling rendah hingga tingkat perguruan tinggi, serta mengubah kurikulum sesuai dengan kebutuhan pasar agar terciptanya SDM yang unggul dan berdaya saing agar mampu menghadapi Era Society 5.0.

Seyogyanya banyak SDM unggul dan berdaya saing di Indonesia. Hal ini terbukti dengan adanya kemampuan Ibu Kota Negara Indonesia yang dipimpin oleh Bapak Anies Baswedan yang mampu menjadikan kota Jakarta sebagai satu dari tiga kota terbaik dunia. Apresiasi ini diberikan untuk Pak Anies beserta tim karena mampu melakukan perbaikan terhadap sistem transportasi dan mobilitas kota. Hal ini merupakan salah satu bukti bahwa Indonesia mampu memasuki era society 5.0.

Penulis adalah Mahasiswi dan Dosen Magister Ilmu Manajemen FEB USU
  • Bagikan