Mempelajari Letak Lokasi Wilayah Melalui Google Maps - Waspada

Mempelajari Letak Lokasi Wilayah Melalui Google Maps

  • Bagikan

BATUBARA (Waspada): UPTD. SMPN 3 Air Putih, Kabupaten Batubara, Provinsi Sumatera Utara mulai melakukan pembelajaran tatap muka terbatas. Dalam kegiatan belajar tersebut, siswa kelas VII diajarkan membuat peta dengan mempelajari letak dan wilayah dengan memanfaatkan aplikasi Google Maps.

Salah seorang guru Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) UPTD. SMPN 3 Air Putih, Kabupaten Batubara, Arief Mahdian, SPd menyebutkan, kegiatan pembelajaran kali ini sesuai dengan materi letak dan luas wilayah Indonesia dengan sub materi Pemahaman Lokasi melalui peta pada pelajaran IPS.

                                             

“Dengan pembelajaran ini diharapkan siswa dapat memahami letak suatu lokasi melalui peta yang terdapat dalam Google Maps. Selain itu untuk mengajak siswa memahami fitur-fitur aplikasi yang ada di HP android yang dimiliki oleh siswa,” ujar Arief Mahdian yang merupakan Fasilitator Daerah (Fasda) Tanoto Foundation, Senin (27/9/2021).

Dia menyebutkan, kebetulan di UPTD. SMPN 3 Air Putih, dari tahun 2020 sampai saat ini memakai kurikulum K-13 dengan metode belajar Blended Learning (PTM terbatas dan Pembelajaran Jarak Jauh melalui Whattshap grup).

Guru mata pelajaran IPS ini menjelaskan, dalam kegiatan pembelajaran tatap muka terbatas tersebut, siswa diberikan penjelaskan pengertian dan unsur pembuatan peta, dimana pengertian peta adalah gambaran sebagian atau keseluruhan permukaan bumi pada bidang datar dengan menggunakan skala tertentu dan simbol-simbol.

“Kemudian saya jelaskan unsur-unsur pembuatan peta. Kemudian siswa diberi tugas untuk membuat denah perjalanan dari rumah menuju ke sekolah dan digambarkan di buku latihan dalam waktu 5 menit dan hasilnya semua bagus,” sebut Arief Mahdian.

Kemudian pada saat belajar dari rumah secara daring, lanjutnya, kegiatan belajar menggunakan whattshap grup dengan jadwal hari Sabtu les kedua, pelajaran IPS dimulai kembali mengangkat materi yang sama pada pembelajaran tatap muka terbatas, yaitu tentang pemahaman lokasi melalui peta.

“Kali ini saya mencoba mengajarkan tentang cara membuat denah lokasi rumah menuju sekolah dengan menggunakan aplikasi Google Maps yang terdapat di HP android,” jelasnya.

Menurutnya, dengan aplikasi ini akan lebih mudah untuk mencari lokasi tertentu yang ingin diketahui. “Kita akan dipandu secara online lokasi yang ingin kita tuju bahkan di aplikasi google maps ini ada perintah yang dapat kita dengar,” jelasnya.

Dalam proses pembelajaran tersebut, masih banyak siswa yang belum mengetahui penggunaan dan manfaat google maps. Untuk itu, lanjutnya, siswa diajak untuk praktek langsung dengan cara ATM (Amati, Tiru, Modifikasi).

Langkah pertama siswa diajak membuka aplikasi google maps dari HP Android, setelah terbuka menentukan lokasi rumah, kemudian menentukan tujuan, selajutnya klik telusur, maka akan muncul tampilan lokasi rumah masing-masing siswa dan jalan menuju sekolah. Baru setelah itu dikirim atau share lewat WA.

Metode pembelajaran seperti ini diadopsi dari pelatihan yang diberikan Tanoto Foundation dengan menerapkan unsur MIKiR (Mengalami, Interaksi, Komunikasi, Refleksi), sehingga siswa mendapatkan ilmu pengetahuan secara langsung dengan mengalami, berinteraksi dan berkomunikasi, sehingga kemudian bisa merefleksikannya sendiri.

Beberapa siswa, di antaranya Raka Al Bryan Lubis mengaku senang dengan metode yang digunakan pada pembelajaran dengan menggunakan aplikasi Google Maps tersebut.

“Belajar membuat denah atau letak lokasi wilayah lebih asyik dan mudah menggunakan google maps dibandingkan dengan cara manual,” ujar Raka Al Bryan Lubis.

Bahkan, bagi salah satu siswi, Natasya Azura, mempelajari letak lokasi suatu wilayah lebih gampang untuk diketahui. “Kita bisa lebih jelas dan lebih gampang untuk menemukan tempat-tempat tertentu yang kita inginkan,” pungkasnya. (m31)

  • Bagikan