Matematika, Tak Melulu Soal Angka - Waspada

Matematika, Tak Melulu Soal Angka

  • Bagikan

JAKARTA (Waspada): Matematika ternyata tidak melulu soal angka. Lebih dari itu, belajar matematika ternyata mampu membiasakan seseorang berpikir dalam, kritis dan inovatif.  

“Kalau sejak kecil anak-anak senang pada pelajaran matematika, maka manfaatnya sangat besar ketika suatu saat mereka menemui persoalan yang memerlukan daya pikir tingkat tinggi,” ujar Presiden Direktur PT Benesse Indonesia, Keiko Toyoizumi, lewat keterangan pers, Sabtu (4/2).

Benesse adalah penyelenggara pengajaran matematika tingkat Sekolah Dasar, Shinkenjuku.

Untuk memotivasi anak-anak Indonesia supaya lebih menyukai matematika, sejak 16 sampai 30 Januari lalu, Shinkenjuku kembali menggelar perhelatan resmi lomba yaitu Shinkenjuku Mathematics Championship 5.0 Online atau lebih dikenal dengan SMC 5.0 Online.

Manager of Shinkenjuku Customer Service, Kusumaninghayu Sihpudyastuty mengatakan, lomba yang diadakan rutin dua kali  dalam setahun ini tidak hanya bisa diikuti oleh mereka yang sudah tergabung menjadi member saja, akan tetapi diberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada anak-anak dari seluruh Sekolah Dasar di Indonesia untuk dapat ikut berkompetisi.

Shinkenjuku, lanjut Kusumaninghayu berkomitmen untuk dapat terus memberikan wadah berupa sarana kompetisi yang bertujuan untuk mengasah dan mengukur keterampilan berpikir tingkat tinggi anak-anak Indonesia.

Oleh karena itu, Shinkenjuku memfasilitasi para peserta lomba dengan persiapan materi berupa seri buku kemampuan berpikir yaitu Kangaeru yang dirancang khusus dan terdiri dari soal-soal High Order Thinking Skill (HOTS) agar anak terbiasa berpikir dalam, kritis dan inovatif.  

Tujuan lomba adalah untuk memberikan kekuatan kepada masyarakat untuk hidup dengan penuh semangat bahkan di era Pandemi, bahkan dalam situasi saat ini dimana sangat sulit bagi anak untuk berpikir tentang belajar dan belajar, aktif berpikir dan belajar.

“Meski ditengah kondisi Pandemik Covid-19, gelaran SMC 5.0 secara Online tetap ditunggu-tunggu oleh para orang tua dan anak untuk bisa ikut berpartispasi.  Antusiasme yang tinggi dari para peserta lomba sangat terlihat mulai dari rangkaian kegiatan tryout, berlanjut ke babak kualifikasi hingga final yang sudah dilaksanakan pada tanggal 16 Januari 2021 hingga 30 Januari 2021,”imbuhnya.

Salah satu orang tua yang anaknya tercatat sebagai peserta lomba mengatakan bahwa materi persiapan Kangaeru adalah bentuk soal yang berbeda daripada umumnya dan itu membuat anak bersemangat belajar dan merasa lebih tertantang dalam berkompeteisi dengan beragam soal matematika.

Awalnya, sang anak kurang tertarik melihat dan mengerjakan materi soal-soal di seri buku Kangeru karena selintas banyak soal-soal ceritanya. Akan tetapi  setelah dicoba dan mulai paham, anaknya mulai mengerjakan. 

“Ternyata materinya sangat bagus untuk anak berlatih logika dan berpikir secara lebih kreatif, jadi bukan hanya melulu tentang angka-angka. Dan satu lagi untuk program lomba SMC nya juga sangat bagus untuk meningkatkan motivasi anak saya menjadi lebih percaya diri berkompetisi dengan teman-temannya yang lain dari seluruh Indonesia,” ujar ibu dari Jehanaira, kelas 3 SD Sains Al Biruni, Bandung.(J02)

 

  • Bagikan