Waspada
Waspada » MA Darul Mursyid Torehkan Prestasi Di KSMO 2020 Tingkat Provinsi
Pendidikan

MA Darul Mursyid Torehkan Prestasi Di KSMO 2020 Tingkat Provinsi

Dari kiri ke kanan Fadhlan Aulia, Khairunnisa Fitri, “Radhitiya Wicaksana siswa MA Darul Mursyid yang berhasil menorehkan prestasi pada ajang KSMO 2020. Waspada/ist

MEDAN (Waspada): Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM) yang beralamat di Sidapdap Simanosor, Kecamatan Saipar Dolok Hole, KabupatenTapanuli Selatan. Kembali menorehkan prestasi sainsnya pada Kompetisi Sains Madrasah Online (KSMO) Tingkat Provinsi Sumatera Utara 2020, Rabu (11/11).

Dari enam peserta yang diutus untuk berkompetisi, tiga diantaranya berhasil peroleh prestasi yang membanggakan. Demikian disampaikan Hendra Irwandi Siregar Kepala Divisi Pembinaan Kejuaraan Sains PDM.
Hendra memaparkan, tentang harus saling terkaitnya antara siswa dan guru dalam persiapan menghadapi KSMO. Ia juga mengakui KSMO merupakan salah satu kompetisi yang diakui keungulannya karena mampu menguji integritas peserta KSMO itu sendiri.

“KSMO merupakan kompetisi yang diselenggarakan Kementrian Agama setiap tahunnya. KSMO menjadi wahana bagi siswa madrasah untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang sains, sekaligus menumbuh kembangkan budaya kompetisi, serta memotivasi mereka untuk terus meningkatkan kemampuan intelektual, emosional, dan spriritual.

Menghadapi KSMO, kami harus menjalin kerja sama yang baik dengan siswa dan guru seperti guru sains (sesuai bidangnya), Fiqih, Al-Quran Hadis, Bahasa Inggris, Bahasa Arab, dan guru IT. karena selain materi KSMO mengintegrasikan antara ilmu keislaman dan sains juga di antara soal-soal menggunakan tiga bahasa, yaitu Indonesia, Arab, dan Inggris, sehingga menuntut siswa menguasai semuanya. Luar biasanya lagi, KSMO juga memanfaatkan teknologi digital berupa Artificial Intelligence (AI) atau Kecerdasan Artifisial untuk mengukur dan menguji integritas peserta, tambah,” ujar Hendra.

Hendra juga menyatakan sistem tahapan pelaksanaan KSMO sangat jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, jika sebelumnya pelaksanaan KSMO melalui empat tahap yakni dari tingkat kabupaten, provinsi, dan tingkat nasional. Sedangkan untuk KSMO 2020 ini hanya menjalani dua tahap saja yakni tahap pertama melalui seleksi pada setiap satuan pendidikan kemudian tahap berikutnya langsung bertanding ke KSMO nasional.

Adapun bidang studi untuk jenjang Madrasah Aliyah (MA) meliputi 6 bidang lomba yakni Matematika terintegrasi, Fisika terintegrasi, Kimia terintegrasi, Biologi terintegrasi, Ekonomi terintegrasi, dan Geografi terintegrasi. Dari keenam bidang studi yang dipertandingkan, Alhamdulillah tiga diantara peserta utusan PDM peroleh prestasi peringkat 3 terbaik perbidang studi Provinsi Sumut yakni Raditya Wicak sana sebagai juara satu bidang studi Ekonomi, Khoirunnisa Fitri juara satu bidang studi Biologi, Fadhlan Aulia juara satu Geografi.

Sementara itu Direktur PDM Yusri Lubis menyambut baik dan sangat berbangga atas prestasi yang ditorehkan anak didiknya .

“Kami kembali membuktikan prestasinya di ajang KSMO ini. Ajang yang berskala nasional, luar biasa hebat, salut dan bangga kepada semua anak didik kami yang telah mengharumkan nama baik PDM juga nama baik orangtua mereka dalam moment ini. Semoga ke depannya prestasi demi prestasi yang telah diraih bisa dipertahankan bahkan di tingkatkan lagi,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkap Ketua Umum Yayasan Pendidkan Haji Ihutan Ritonga (YASPENHIR), Jafar Syahbuddin Ritonga DBA yang juga juga merasa bangga dengan prestasi ketiga anak didiknya (Raditya Wicaksana, Khoirunnisa Fitri, FadhlanAulia) dia beharap seluruh civitas PDM untuk menguatkan jalinan kerja sama dalam membina mengasuh peserta didik mereka, agar kedepannya bisa mempertahankan bahkan meningkatkan konsistensi prestasi.

“Semoga prestasi ini menambah kesyukuran dan semangat kita untuk terus berprestasi di bidang Sains. Darul Mursyid harus tetap mempertahankan konsistensi prestasi sainsnya di masa-masa yang akan datang. Kami juga berharap agar Darul Mursyid bisa mengharumkan nama Kabupaten Tapsel, nama pesantren di kancah olimpiade sains di tingkat provinsi dan Nasional bahkan Internasional nantinya,” tutur Jafar. (m06)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2