KIHAJAR 2021, Apresiasi Guru dan Siswa Berbasis TIK

  • Bagikan

JAKARTA (Waspada): Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menggelar Malam Anugerah KIHAJAR 2021, suatu puncak apresiasi sejumlah kegiatan dan kompetensi pembelajaran yang memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), secara hibrid, Kamis (25/11) di Jakarta.

KIHAJAR adalah wadah eksplorasi digital bagi siswa seluruh jenjang lewat pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) untuk meningkatkan kemampuan literasi, numerasi, pendayagunaan TIK, dan pendidikan karakter. KIHAJAR hadir untuk memberi ruang kemerdekaan bagi siswa dan guru dalam proses belajar agar lebih menyenangkan dan maksimal.

Lomba KIHAJAR STEM 2021 merupakan wadah eksplorasi peserta didik di satuan pendidikan SD, SMP, SMA, dan SMK/ sederajat dan Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, penyelesaian masalah atau proyek berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, Math) dengan memanfaatkan TIK. Pelaksanaan KIHAJAR STEM 2021 mengangkat tema “Serentak Bergerak Mewujudkan Merdeka Belajar”.

KIHAJAR STEM 2021 telah berlangsung berhasil diikuti 10.038 tim. Sebanyak 7.530 tim lolos pada tahap dasar, dan kemudian 1.889 lolos pada tahap menengah. Akhirnya, sebanyak 388 tim lolos mengikuti tahap final.

Terdapat 20 pemenang KIHAJAR STEM dengan masing-masing lima pemenang mulai dari jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK. Juara Umum SD diraih SD Unggulan Al-Ya`Lu Jawa Timur, Juara Umum SMP diraih SMP Labschool Kebayoran DKI Jakarta, Juara Umum SMA diraih SMAN 2 Bandar Lampung, dan Juara Umum SMK diraih SMKN 26 Jakarta.

Sekretaris Jenderal Kemendibudristek, Suharti,mengucapkan selamat kepada para pemenang dan memberikan apresiasi kepada Duta Rumah Belajar tahun 2021 serta jawara Belajar.ID yang telah memanfaatkan akun pembelajaran.

“Saya harap, upaya terbaik yang diberikan para pemenang bisa berdampak besar pada pendidikan Indonesia dan masa depan bangsa,” ucap Suharti, Kamis (25/11).

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Dirjen Pauddikdasmen) Kemendikbudristek, jJumeri, mengaku bangga pada para guru, karena keberhasilan pendidikan di Indonesia hanya dan hanya jika para gurunya terus berdedikasi menyalakan semangat belajar siswa.

“Agar dapat menjawab tantangan di masa depan, guru diharapkan bisa mengedepankan karakter pelajar pancasila. Saya mengapresiasi antusiasme semua pihak dalam mengimplementasikan TIK dalam pembelajaran, ini mencerminkan semangat merdeka belajar yang sejati,” tutur Jumeri.

Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi, Muhamad Hasan Chabibie, mengakui bahwa Program KIHAJAR terbuka bagi seluruh peserta didik, guru, mahasiswa, dan umum di seluruh Indonesia yang peduli pendidikan.

“Semoga ikhtiar ini mampu menjadi penjaga nyala api belajar dan menumbuhkan inovasi dan kreativitas pendidikan,” ucap Hasan secara daring pada Taklimat Media secara virtual di Jakarta, Jumat (26/11).

Dijelaskan Hasan, tantangan pembelajaran ke depan akan semakin besar. Pendayagunaan teknologi informasi di dunia pendidikan diharapkan bisa makin optimal, seiring pembelajaran hibrid antara tatap muka terbatas dan jarak jauh akan berjalan.

Selain itu, Pusdatin juga menggelar Program Pembelajaran Berbasis TIK (PembaTIK), yaitu program peningkatan kompetensi TIK guru yang mengacu pada kerangka kerja yang ditetapkan UNESCO.

“Guru-guru peserta PembaTIK berkesempatan menjadi Duta Rumah Belajar, yaitu agen Pusdatin Kemendikbudristek untuk menyosialisasikan pendayagunaan TIK ke dalam pembelajaran. Guru-guru ini akan menjadi penggerak dan inspirasi guru-guru serta komunitas di wilayah representatif mereka untuk membangun budaya pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran,” terang Hasan.

Diakui Hasan, PembaTIK tahun ini diikuti 80 ribu guru hingga terseleksi 1.020 guru per provinsi yang mengikuti tahap menengah. Setelahnya, berhasil ditetapkan 34 guru terbaik dari 34 provinsi sebagai Duta Rumah Belajar 2021.

Daftar lengkap pemenang KIHAJAR 2021 dapat diakses pada laman resmi Pusdatin Kemendikbudristek, yaitu pusdatin.kemdikbud.go.id.(J02)

Editor: Dian Warastuti
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *