Ketua MPR Bambang Soesatyo Sebut UT Solusi Akses Pendidikan Tinggi - Waspada

Ketua MPR Bambang Soesatyo Sebut UT Solusi Akses Pendidikan Tinggi

  • Bagikan
Rektor UT Prof Ojat Darojat saat memberikan cinderamata kepada Ketua MPR RI Bambang Soesatyo usai berpidato dalam Dies Natalis UT ke-37, Kamis (25/6)

TANGERANG SELATAN (Waspada): Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo menyebut Universitas Terbuka (UT) sebagai jawaban bagi persoalan akses pendidikan tinggi di Tanah Air. Pengalaman UT selama 37 tahun, menjadikannya sebagai kampus pelopor pendidikan jarak jauh (PJJ) yang mampu meningkatkan keterjangkauan pendidikan tinggi bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Jauh sebelum kita menjalankan PJJ di era pandemi Covid-19 ini, UT telah berjibaku sebagai pelopor. Maka PJJ yang jadi keutamaan UT, adalah solusi bagi pembelajaran berbasis digital yang mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat di manapun berada,” ujar Bambang Soesatyo dalam Pembukaan Dies Natalis Universitas Terbuka ke-37 dan Diskusi Ilmiah, Pekan Olah Raga dan Seni Nasional (Disporseni) Nasional 2021 di UT Convention Center, Kampus UT Pusat, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (24/6).

Hadir dalam acara yang digelar terbata dan daring itu, Rektor UT Prof Ojat Darojat dan segenap jajaran wakil rektor. Peserta Disporseni Nasional 2021 dari 39 UT Daerah di Indonesia, mahasiswa UT di dalam dan luar negeri, dan mahasiswa PTN/PTS mitra secara nasional hadir melalui telekonferensi.

Dikatakan Ketua MPR yang juga alumni UT, bahwa pemberlakukan belajar dari rumah selama pandemi memaksa semua stakeholder beradaptasi. Dengan kata lain, semua pihak dipaksa, mau tidak mau untuk meningkatkan literasi digital. Hal itu, terjadi juga di kalangan perguruan tinggi. Era pembelajaran konvensional, kini harus mau berbagi tempat dengan pembelajaran kekinian bersama digital learning system.

“Dan UT, dimana saya adalah alumninya, telah membuktikan bahwa PJJ dapat berjalan dengan baik jika ada kemauan dan dukungan,” lanjut Bambang.

Saat ini, dukungan bagi PJJ seperti yang dipelopori UT ini, adalah pengembangan infrastruktur jaringan internet dan listrik di berbagai wilayah. Meski jumlah daerah dengan ketiadaan aliran listrik dan internet semakin sedikit, namun bukan berarti luput dari perhatian.

Saat ini, pengguna internet di Indonesia tidak kurang dari 203 juta, dengan tingkat penetrasi yang luar biasa. Rata-rata orang Indonesia menghabiskan waktu dengan internet selama 8 jam dalam sehari.

“Tingginya angka penetrasi internet menggambarkan sudah banyak masyarakat kita yang terjangkau internet,” imbuh Bambang.

Di sisi lain, lulusan SMA yang menlanjutkan kuliah hanya 38 persen. Itu artinya, hanya 4.700 siswa dari 3 juta yang lulus SMA setiap tahun yang melanjutkan kuliah. Hambatannya mulai dari biaya, kesulitan geografis sampai tuntutan untuk bekerja.

“Maka jawabannya ada di UT. Kampus dengan PJJ yang mumpuni dan berkualitas ini diharapkan mampu menjadi jawaban juga untuk peningkatan Angka Partisipasi Kasar Pendidikan Tinggi kita yang baru 38 persen ini,” tandas Bambang.

Saat ini UT sedang melayani sedikitnya 312 ribu mahasiswa dari seluruh Indonesia dan mahasiswa di lebih dari 40 negara di dunia. Kebanyakan mahasiswa di luar negero adalah para imigran yang bekerja.

“UT sebenarnya bisa menampung sampai 1 juta mahasiswa. Makanya kami terus menggencarkan upaya meningkatkan pelayanan supaya makin luas jangkauan mahasiswa kami,” ujar Ojat.

Terkait kegiatan Dies Natalis UT ke-37, tema yang diusung adalah ‘Membangun SDM Unggul Melalui Digital Learning Ecosystem’.

Tema ini, lanjut Ojat, merupakan refleksi dari core business UT sebagai perguruan tinggi terbuka dan jarak jauh yang terus berkomitmen untuk menghasilkan SDM unggul dengan berbagai inovasi layanan belajar digital.

“Selain itu, tema tersebut juga semakin mengokohkan milestone Universitas Terbuka, yakni Terdepan dalam inovasi PTTJJ pada 2020; Terintegrasinya layanan pendidikan dalam jejaring cyber university pada 2025; terwujudnya ekosistem pendidikan digital pada 2030; dan UT didukung oleh ekosistem pendidikan digital yang kokoh pada 2035,” tandas Ojat. (J02) 

  • Bagikan