Waspada
Waspada » Kemendikbudristek Tawarkan 9 Beasiswa Vokasi, Ini Dia Syaratnya
Pendidikan

Kemendikbudristek Tawarkan 9 Beasiswa Vokasi, Ini Dia Syaratnya

JAKARTA (Waspada): Sebanyak 9 program beasiswa ditawarkan oleh Direkrorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan Riset dan Teknologi (Dikbudristek).

Sembilan skema pembiayaan yang terdiri atas program gelar dan non-gelar, dimaksudkan untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) pendidikan vokasi di Tanah Air. Pendanaan program-program ini bersumber dari dana abadi pendidikan yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Sembilan program yang ditawarkan oleh Ditjen Diksi, meliputi: 1) Program Beasiswa S1/D4 Calon Guru SMK; 2) Beasiswa Pendidikan Bergelar Dosen dan Calon Dosen PTPPV; 3) Bridging Course Vokasi; 4) Kampus Merdeka Vokasi; 5) Magang Dosen dan Tenaga Kependidikan PTPPV; 6) Sertifikasi Dosen dan Tenaga Kependidikan PTPPV; 7) Riset Keilmuan Terapan Dalam Negeri – Dosen PT Vokasi; 8) Program Project Based Learning/ Praktik Kerja Lapangan Bersertifikat Bagi Siswa SMK (Dalam Negeri dan Luar Negeri) dan 9) Program Project Based Learning/ Magang Bersertifikat Guru SMK (Dalam Negeri dan Luar Negeri).

 
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Wikan Sakarinto menegaskan, program-program tersebut harus dimanfaatkan secara optimal oleh SDM vokasi di jenjang SMK hingga di Perguruan Tinggi Penyelenggara Pendidikan Vokasi (PTPPV). Misalnya, pendaftar program beasiswa studi untuk calon guru SMK dan beasiswa studi lanjut untuk calon dosen PTPPV harus memiliki passion, bukan sekadar mengejar target ijazah semata.

Lebih lanjut, Ia menambahkan target dari program beasiswa ini adalah melahirkan pendidik yang memiliki kemampuan pedagogik dan mendapatkan sertifikasi kompetensi yang diakui industri.

“Kami berharap peluang-peluang yang sudah dikoordinasikan dengan LPDP ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan secepat-cepatnya. Meskipun di tengah tantangan pandemi, kita harus tetap melangkah untuk berkembang. Program ini tidak hanya untuk menemukan calon penerima yang unggul secara hard skill, tetapi juga soft skill dan leadership. Kita ingin melahirkan banyak calon pemimpin di masa depan,” ucap Wikan dalam acara Sosialisasi Program Beasiswa Gelar dan Non-Gelar bagi Sumber Daya Manusia Pendidikan Tinggi Akademik dan Pendidikan Tinggi Vokasi dan Profesi’, Selasa (11/5)
 
Sementara itu Direktur Beasiswa LPDP, Dwi Larso mengungkapkan, LPDP saat ini diberi amanah mengelola dana abadi sebesar Rp71 triliun yang terbagi atas dana abadi pendidikan, penelitian, perguruan tinggi, dan kebudayaan. Peningkatan dana abadi di akhir 2020 tersebut kemudian dimanfaatkan untuk memperluas serta memperbanyak pembiayaan studi S-1 dan pendidikan vokasi.

“Kami melihat peran pendidik sangatlah vital sehingga pembangunan SDM tidak boleh berhenti di tengah pandemi. Kami tetap mengelola program beasiswa reguler yang bisa diakses oleh masyarakat, tetapi untuk dosen dan pendidik LPDP berintegrasi dengan Kemendikbudristek,” ujar Dwi. Larso.

Informasi terkait program beasiswa gelar dapat diakses melalui laman https://beasiswa.kemdikbud.go.id/, sedangkan program beasiswa non-gelar pendidikan vokasi dapat diakses melalui laman https://beasiswa.vokasi.kemdikbud.go.id/.

Acara sosialisasi beasiswa tersebut turut menghadirkan sejumlah pembicara lainnya, yakni Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Prof. Nizam; Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan, Dr. Abdul Kahar; Direktur Sumber Daya, Dr. Moh. Sofwan Effendi; Direktur Pendidikan Tinggi Vokasi dan Profesi, Dr. Beny Bandanadjaya; Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri, Dr. Ahmad Saufi; Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Prof. Aris Junaidi; dan Kepala Biro Perencanaan, Dr. M. Samsuri. Peserta yang diundang adalah para pimpinan perguruan tinggi negeri dan kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi di bawah Kemendikbudristek.(J02)

 

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2