Waspada
Waspada » Kemdikbud Gelar KiHajar 2020 Secara Daring
Pendidikan

Kemdikbud Gelar KiHajar 2020 Secara Daring

Plt Kepala Pusdatin Hasan Chabibie

JAKARTA (Waspada): Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kembali menggelar kegiatan Kita Harus Belajar (Kihajar). Di tengah pandemi, Kihajar 2020 pun tampil dalam format dalam jaringan (daring).

“Tahun ini seiring pandemi Covid-19, kita hadir dengan format, tampilan dan kreativitas yang berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Semuanya digelar secara daring,” kata kata Plt Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin Kemendikbud) Muhamad Hasan Chabibie, pada launching Kihajar STEM 2020, Kamis (23/7)

Menurut Hasan, generasi masa kini disebut juga generasi digital native yaitu generasi yang sejak lahir sudah dikelilingi beragam teknologi dan biasa berinteraksi dengan komputer, gawai dan internet.

“Karena itu kegiatan Kihajar tahun ini adalah berupaya mengembangkan keterampilan, pengetahuan dan memiliki kompetensi abad 21 bagi Generasi Kihajar atau kita sebut Gen Kihajar,” kata Hasan.

Transformasi Kihajar tahun ini selain perubahan logo juga ada perubahan dalam hal varian program. Tahun ini KIHAJAR hadir dengan 3 varian baru, yang bertujuan memperluas akses dan kesempatan peserta untuk berpartisipasi.

Tiga varian tersebut adalah  pertama, Kihajar STEM. Ini merupakan wadah eksplorasi siswa seluruh jenjang melalui pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi berbasis Sciences, Technology, Engineering and Mathematics.

Ada 4 fase pada Kihajar STEM, yakni Basic, Intermediate, Advance & Final. Peserta terbuka untuk seluruh jenjang baik tingkat SD, SMP, SMA dan SMK, serta dapat juga diikuti oleh pelajar tingkat Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah. Tidak hanya pelajar dalam negeri bisa mengikuti, namun pelajar yang bersekolah di Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) juga dapat mengikutinya.

“Tujuan pelaksanaan KIHAJAR STEM  yaitu sebagai media sosialiasi produk Rumah Belajar, TV Edukasi dan Suara Edukasi, selain itu juga untuk meningkatkan kemampuan Literasi, motivasi dan Pendidikan karakter dalam wujud kemandirian dan kejujuran,” tambah Hasan.

Varian kedua adalah Kihajar Explorer. Ini merupakan wadah eksplorasi siswa dari berbagai jenjang memanfaatkan konten Rumah Belajar, TV Edukasi dan Suara Edukasi. Kihajar Explorer diselenggarakan pada Jumat, 24 Juli 2020 dan akan hadir setiap hari hingga rangkaian pelaksanaan Kihajar 2020 berakhir pada bulan Oktober 2020.

Kihajar Explorer  terbuka untuk semua jenjang Pendidikan baik di dalam negeri maupun siswa Indonesia di luar negeri.

Varian ketiga adalah Kihajar TIK Talks. Ini adalah wujud apresiasi terhadap daerah terbanyak berpartisipasi dalam Kihajar STEM, sekaligus Optimalisasi Penggunaan Rumah Belajar, TV Edukasi dan Suara Edukasi. Kegiatan ini juga mengangkat isu permasalahan pendidikan daerah, yang akan dibahas dalam bentuk seminar secara daring, dengan menghadirkan narasumber yang berasal dari praktisi Pendidikan, ahli pembelajaran dan juga pengembang teknologi pembelajaran.

Peserta dari kegiatan KIHAJAR TIK Talks ini adalah tenaga pengajar, tenaga kependidikan, komunitas pendidik maupun orangtua murid. Pelaksanaan dimulai pada minggu kedua bulan Agustus 2020, dengan berkolaborasi dari Balai Teknologi Komunikasi (Balai TEKKOM), Dinas Pendidikan Propinsi, Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan yang berada di 34 propinsi seluruh Indonesia.(j02)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2