Waspada
Waspada » Jaringan Alumni Belanda Gelar Pelatihan Menulis Jurnal Ilmiah
Pendidikan

Jaringan Alumni Belanda Gelar Pelatihan Menulis Jurnal Ilmiah

JAKARTA (Waspada): Membaca ulang naskah skripsi dan tesis untuk bisa digubah menjadi sebuah artikel jurnal  dan layak dipublikasikan, ternyata ada tekniknya.

Hal itu dibahas dalam Journal Publishing Workshop 2021 yang digelar Jaringan Alumni Belanda di Indonesia (NL Alumni Network) dan Institute of Southeast Asian Islam (ISAIS) UIN Sunan Kalijaga, Sabtu (6/2).

Yanwar Pribadi, seorang alumnus Universitas Leiden, hadir sebagai pemateri utama dan Dito Alif Pratama (Alumni Officer Nuffic Neso Indonesia) sebagai moderator diskusi.

Peserta yang hadir dalam sesi pertama berasal dari berbagai daerah, bukan hanya dari Jabodetabek, ada juga dari Padang, Malang, Sleman, Makassar, Tulungagung, Sukabumi, Bukittinggi, Surabaya, Palangka Raya, Ambon, Jambi, Sulawesi Tenggara, Lombok, Palembang, Tasikmalaya, Banyuwangi, Madura, Brebes, Cilegon, Sidoarjo dan lain-lain.

Jurnal merupakan salah satu indikator kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di suatu negara.

“Semakin banyak jurnal yang dipublikasi, semakin banyak pula catatan ilmu pengetahuan yang terjaga dalam sebuah sistem permanen yang dapat diakses, yang kemudian dapat diterapkan secara praksis kapan saja oleh masyarakat, atau siapapun yang membutuhkannya, ungkap Dito mengawali acara.

Dito juga menjelaskan tujuan diskusi adalah untuk memperkenalkan aktifitas dan program Jaringan alumni Belanda di Indonesia (NL Alumni Network) dan ISAIS Sunan Kalijaga Yogyakarta kepada masyarakat, menjadi ruang kontribusi alumni dan pelajar Indonesia di Belanda dalam bidang literasi dan penelitian, memberikan pengetahuan kepada peserta tentang teknik pembacaan ulang atas naskah skripsi dan tesis untuk diubah menjadi artikel, juga memberikan pengetahuan keterampilan dasar dalam menulis artikel jurnal dan menerbitkannya di tingkat nasional maupun internasional.

“Sebenarnya kita berharap mengundang lebih banyak peserta yang ingin mengubah skripsi atau tesisnya ke dalam bentuk jurnal, namun karena keterbatasan mentor yang tersedia untuk saat ini, kita hanya mampu mengakomodir 18 peserta terpilih saja.” Ujar Dito Alif.

Masuk pada sesi diskusi, Yanwar memulai materi dengan mengingatkan hal penting kepada peserta. Untuk mengetahui apakah artikel yang kita tulis memiliki kebaruan atau tidak, caranya adalah baca terlebih dahulu penelitian-penelitian sebelumnya, apakah ada pengulangan pembahasan.

“Jika tidak maka sudah tentu ada hal yang beda antara yang kita bahas dengan penelitian-penelitian lalu. Buang pengulangan dan materi yang tidak penting, karena hal tersebut rawan membuat jurnal kita mudah ditolak”, ujarnya

Lebih jauh lagi, ia juga mengisahkan perihal terkait dipublikasikan atau tidaknya tulisan artikel kita di jurnal berdasarkan pengalamannya.

“Kadang ada editor sebuah jurnal, setuju dengan artikel kita akhirya langsung menerima dan merespon artikel yang kita kirim, kadang juga ada yang belum setuju sehingga langsung menolaknya. Oleh karena itu kita harus siap dengan konsekuensi dan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi setelah kita mengirim artikel yang kita tulis,”ujarnya.

Program yang diselenggarakan melalui platform Zoom ini juga turut dihadiri oleh 6 mentor yang mendampingi peserta selama program workshop ini, yaitu Grace Leksana (Alumna Leiden University), M. Syifaul Muntafi (Alumnus Maastricht University), Nor Ismah (Ph.D [cand] Leiden University), Ahmad Anfasul Marom (Alumnus Leiden University), Andy Cipta Asmawaty (Alumna ISS the Hague), dan Yanwar Pribadi (Alumnus Leiden University).

Para mentor diatas adalah yang membimbing para peserta mulai dari 6 – 26 Februari 2021 untuk membantu dan mengarahkan peserta agar tulisan skripsi atau tesis dapat digubah dan dipublikasikan di suatu jurnal. Masing-masing mentor akan membimbing 3 peserta yang telah lolos seleksi sebagaimana telah diumumkan pada tanggal 1 Februari 2021. Selain itu, para mentor juga akan mengisi rangkaian agenda program publikasi jurnal ini, diantaranya adalah “Teknik Membaca Ulang Naskah” yang diisi oleh Yanwar Pribadi, Teknik Menulis Artikel Jurnal (13 Februari 2021) yang akan diisi oleh Grace Leksana, Teknik Menerbitkan Artikel Jurnal (20 Februari 2021) yang akan diisi oleh Nor Isma.(J02)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2