Waspada
Waspada » IKJ Dan Pemuda Karang Taruna Berkolaborasi Garap Mural Pegangsaan
Pendidikan

IKJ Dan Pemuda Karang Taruna Berkolaborasi Garap Mural Pegangsaan

Plh Walikota Jakarta Pusat, Irwandi, didampingi Dekan Fakultas Seni Rupa Institut Kesenian Jakarta (FSR IKJ), Anindyo Widito, Minggu (24/1) saat bersama-sama melakukan pengecetan pertama sebagai tanda dimulainya program kolaborasi 'Mural Pegangsaan' antara FSR IKJ dan pemuda Karang Taruna setempat. Mural pegangsaan akan mempercantik kolong jembatan Pegangsaan yang semula terkesan kumuh.

JAKARTA (Waspada): Fakultas Seni Rupa (FSR) Institut Kesenian Jakarta (IKJ) berkolaborasi dalam kegiatan  ‘Mural Pegangsaan’ yang berlangsung di Kolong Jembatan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (24/1). Kegiatan yang menjadi bagian dari program pengabdian masyarakat IKJ ini mendapat dukungan sangat baik dari Pemerintah Daerah Jakarta dan masyarakat setempat.

“Kami akan berkolaborasi dengan pemuda setempat yang tergabung dalam Karang Taruna. Jadi kolaborask ini adalah bagian dari pengabdian masyarakat dari Fakultas Seni Rupa IKJ kepada masyarakat di sekitar Kampus,” ujar Dekan FSR IKJ,  Anindyo Widito, yang ditemui langsung di lokasi Mural Pengangsaan.

Anindyo didampingi Wakil Dekan Bidang Riset Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) FSR IKJ, Nicholas Wila Adi, Kepala Program Studi (Kaprodi) Seni Rupa Murni FSR IKJ, Jimmy Ivan Suhendro dan beberapa seniman, dosen serta mahasiswa FSR IKJ yang akan terlibat dalam pekerjaan mural ini.

Nantinya, satu tim dari IKJ yang berjumlah 5 orang akan melakukan sketsa awal. Setelah itu, tim dari Karang Taruna setempat akan mengisi pewarnaannya. Tahap akhir, tim IKJ akan kembali melakukan sentuhan akhir (finishing touch) dari hasil pewarnaan para pemuda Karang Taruna.

Jumlah masing-masing tim dibatasi paling banyak 5 orang, demi melaksanakan protokol kesehatan tangkal Covid-19.

“Diharapkan dengan terjalinnya kegiatan seperti ini, menjadi kesempatan untuk para seniman mural di masa pandemi untuk tetap bisa berkarya, namun harus tetap mengutamakan protokol kesehatan dalam upaya memutus rantai Pandemi Covid-19. Semoga Pandemi ini segera berakhir sehingga para seniman mural khususnya seniman mural IKJ dapat beraktivitas dan berkarya seperti sebelum pandemi,” imbuh Anindyo Widito.

Dalam kegiatan ini FSR IKJ bersama seniman mural lainnya yang digelar secara terbatas tetap mengikuti anjuran Pemerintah dalam menjaga Protokol Kesehatan dengan 3M yakni Menjaga Jarak, Memakai Masker dan Mencuci Tangan/Menggunakan Handsanitaser sebelum dan sesudah aktifitas.

Kegiatan Mural Peganggasaan dibuka oleh Pelaksana Harian (plh) Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi. Dia berkesempatan melakukan pengecatan pertama bersama Dekan FSR IKJ, sebagai tanda dimulainya kegiatan.  Rencananya, dalam waktu dua minggu, Kolong Jembatan Pegangsaan akan dihiasi dengan aneka lukisan indah bertema flora dan fauna.

“Tema flora dan fauna adalah tema yang paling pas untuk lokasi yang persis berada di pinggir kali. Masyarakat yang melintas juga pastinya akan sangat menikmati pemandangannya nanti,” kata Anindyo.

Kolong Jembatan Pegangsaan terletak di Kecamatan Menteng, Kota Jakarta Pusat. Letaknya persis berada di pinggir Kali Ciliwung dan menjadi jalan pintas masyarakat dari dua jalan berbeda. Sejak awal Januari, lokasi yang sempat didatangi Menteri Sosial Tri Rismaharini ini, sedang dalam masa proses penataan oleh Pemda Jakarta Pusat.

“Nantinya tempat ini akan dijadikan jalan dan akses bagi warga. Bersama para seniman dan pemuda karang taruna, lokasi ini nantinya akan indah dan terang,” ujar Plh Walikota Jakarta Pusat, Irwandi. (J02)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2