Waspada
Waspada » Guru Ponpes Diajak Ikut Tes ASN PPPK
Pendidikan

Guru Ponpes Diajak Ikut Tes ASN PPPK

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Agus Sartono (paling kiri, kemeja putih), saat berkunjung ke Ponpes Darul Istiqomah, Manado, Sulut, Minggu (5/4).

JAKARTA (Waspada): Pemerintah memberikan kesempatan bagi para guru termasuk guru-guru di ponpes untuk mengikuti program tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Sehingga demikian, harapannya para guru dapat memperoleh kesejahteraan yang lebih baik di samping hak-hak yang sudah diberikan oleh pemerintah maupun sekolah,” ujar Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Agus Sartono dalam siaran pers kunjungan kerjanya ke Ponpes Darul Istiqomah, Manado, Sulut, Minggu (5/4).

Bentuk perhatian lainnya kepada para guru dan tenaga pendidik, termasuk di ponpes, pemerintah memrioritaskan vaksinasi Covid-19 bagi para guru dan tenaga kependidikan.

“Menyambut pelaksanaan pendidikan tatap muka (PTM) yang akan dimulai bulan Juli-Agustus mendatang, para guru dan tenaga pendidik juga akan kita prioritaskan untuk mendapatkan vaksin,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, pemerintah telah membuat kebijakan untuk kembali melaksanakan PTM di tengah pandemi yang hingga kini masih berlangsung. Agus pun berpesan seluruh stakeholder di lingkungan pendidikan termasuk ponpes agar selalu menerapkan protokol kesehatan demi mencegah penularan Covid-19.

Para guru sekalipun nanti sudah divaksin jangan lengah karena vaksin bukan satu-satunya.

“Ini adalah bagian dari ikhtiar kita. Kalau kita taat menjalankan protokol kesehatan, bukankah ini juga bagian dari keimanan kita karena bukan hanya menjaga kita tapi juga menjaga keselamatan orang lain. Jadi di setiap kesempatan, anak-anak harus terus diingatkan,” pungkas Agus.

Agus juga menilai pendidikan di ponpes sejauh ini sudah cukup baik.
Anak-anak pesantren selain belajar agama juga belajar dunia.

“Saya berharap dan berpesan kepada para santri agar menjadi lebih mandiri. Kalau mereka bisa mandiri negara ini bisa makmur,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu dia pun mengunjungi SMP Katolik Santa Monika untuk melihat kesiapan PTM dan berdialog dengan para guru dan siswa. Dalam rangkaian kunjungan kerja itu juga, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Agus Sartono bersama Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Agus Suprapto juga berkunjung ke Desa Tiwoho, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara untuk meninjau perkembangan penanganan stunting sebagai upaya pembangunan SDM Indonesia yang berkualitas.(J02)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2