Waspada
Waspada » Gelar Santri Ramadhan, MTs Plus Al-Ishlah Tanamkan Pondasi Agama Kepada Siswa Sejak Dini
Pendidikan

Gelar Santri Ramadhan, MTs Plus Al-Ishlah Tanamkan Pondasi Agama Kepada Siswa Sejak Dini

Para siswa menghadiri pembukaan acara puncak kegiatan santri Ramadhan dengan melaksanakan khatam Alquran dan buka puasa bersama, Jumat (30/4).Waspada/Erzilmarkos

MEDAN (Waspada): Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTs) Plus Al-Ishlah menggelar acara santri Ramadhan, khataman Alquran sekaligus buka puasa bersama di sekolah itu di Jalan Sei Belutu Medan, Jumat (30/3).

Kepala MTs Al-Ishlah Mahmud Alkausar Pulungan, S.Pd.I mengatakan, kegiatan santri Ramadhan ini merupakan penyederhanaan dari kegiatan pesantren kilat Ramadhan yang tidak bisa dilaksanakan pada tahun ini disebabkan masa pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir.

Menurutnya perbedaan antara santri dan Ramadhan dan pesantren kilat adalah kalau pesantren kilat digelar selama tiga hari tiga malam dan siswa harus menginap di sekolah kepada mereka diberikan materi-materi yang padat tentang keagamaan.

Namun kegiatan santri Ramadhan ini dilaksanakan selama dua minggu di mana para siswa hadir di sekolah untuk membaca Alquran dan mendengarkan tentang sejarah-sejarah Islam namun tidak menginap dan ini merupakan acara puncak dilaksanakan khataman Alquran dan buka puasa bersama.

Menurutnya kegiatan ini bertujuan untuk mengisi kegiatan para siswa di bulan Ramadhan salah satu diantaranya untuk memberikan pengetahuan tentang hal-hal yang positif selama bulan Ramadhan ini terutama tentang budi pekerti dan akhlak.

Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkokoh pengetahuan tentang sejarah Islam dan kejayaan Islam di masa lalu serta menanamkan dasar-dasar kegamaan kepada siswa.

Sementara itu PKS bidang kesiswaan Khairul Anwar Dalimunthe, ST. mengatakan kegiatan selama dua minggu ini diberikan kepada siswa adalah dengan membaca Alquran selama dua jam dalam satu hari, dan masing-masing kelas membaca satu juz, selain itu siswa juga diberikan tausiyah tentang sejarah islam.

Kegiatan ini menurutnya wajib diikuti oleh siswa MTs Plus Al-Ishlah karena kepada mereka akan diberikan sertifikat yang nantinya akan menjadi salah satu syarat bagi siswa untuk menamatkan pendidikannya di MTs Plus Al-Ishlah ini.

Meski sertifikat ini merupakan salah satu syarat untuk menamatkan pendidikan di MTs Plus Al-Ishlah, namun dia demikian dia berharap kepada anak-anak untuk dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya.

“Semoga setelah kegiatan ini anak-anak diminta untuk terus melanjutkan kegiatan ini di rumah baik itu membaca Alquran maupun mempelajari tentang budi pekerja dan akhlak karena ini merupakan pondasi bagi anak-anak untuk pengembangkan lebih jauh tentang pembelajaran keagamaan,” ujarnya. (h02)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2