Waspada
Waspada » Gaungkan Penguatan Karakter, Kemendikbud Gelar Nonton Virtual Film Kartini Karya Hanung Bramantyo
Pendidikan

Gaungkan Penguatan Karakter, Kemendikbud Gelar Nonton Virtual Film Kartini Karya Hanung Bramantyo

Kepala Pusat Penguatan Karakter Kemendikbud, Hendarman

JAKARTA (Waspada): Semangat literasi dan kesetaraan dalam pendidikan digaungkan Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui kegiatan nonton virtual film Kartini, Sabtu (24/4). Nonton virtual Film Kartini besutan sutradara Hanung Bramantyo ini disiarkan lewat media sosial Kemendikbud dan disaksikan oleh sedikitnya 4 ribu orang dalam siaran langsung.

Kepala Pusat Penguatan Karakter Kemendikbud, Hendarman dalam laporannya di awal acara mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk penguatan karakter siswa dan mahasiswa.

“Kita ketahui bersama, RA Kartini merupakan sosok yang mendobrak keterbatasan kaum perempuan lewat literasi dan budaya baca tulis. Hal ini merupakan contoh yang senantiasa menginspirasi generasi muda, ” ujar Hendarman.

Hendarman berharap dengan acara nonton bareng tersebut dapat meneruskan semangat RA Kartini pada generasi muda. Selain itu, juga mengedukasi generasi muda mengenai kesetaraan pada bidang pendidikan.

Plt Sekjen Kemendikbud, Ainun Naim, menyambut baik penyelenggaraan nonton bareng tersebut. Melalui acara nonton bareng tersebut, kata Ainun, dapat mengangkat cerita kepahlawanan Indonesia ke ranah yang lebih luas.

“Melalui nonton bareng ini, para generasi muda dapat menghayati dan meneladani apa yang diwariskan oleh RA Kartini yang hidup pada peradaban lalu, tetapi masih relevan sampai sekarang,” kata Ainun.

Sutradara Film Kartini, Hanung Bramantyo, mengatakan banyak pahlawan perempuan yang berjasa bagi Indonesia, namun hanya Kartini yang lebih dikenal. Hal itu dikarenakan Kartini mengingatkan akan pentingnya membaca dan menulis yang merupakan dasar dari pendidikan itu sendiri.

Pendidikan bagi kaum perempuan, menurut Hanung sangat penting. Perempuan yang punya bekal pendidikan cukup, akan piawai melahirkan generasi yang lebih baik lagi. Sosok Kartini, menurutnya, adalah pendobrak jaman, yang patut untuk diabadikan dalam bentuk sinema.

“Saya merasa sangat terpanggil untuk membuat film ini, karena inilah warisan yang dapat saya berikan kepada anak cucu saya,’ kata Hanung.

Film Kartini Karya Hanung dikerjakan beberapa tahun lalu dengan bintang utama Dian Sastrowardoyo sebagai Kartini dan aktris kawakan Christine Hakim sebagai ibu kandung Kartini.

Beberapa nama seperti Acha Septriasa dan Ayu Shita memerankan saudari-saudari Kartini.

Film berdurasi 1 jam 48 menit ini bercerita tentang perjalanan Kartini sejak masih kanak-kanak sampai akhirnya menjadi isteri Bupati Rembang. Secara keseluruhan, Film Kartini mampu mendaratkan pesan moral yang kuat tentang karakter mulia. (J02)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2