Dukung Kemajuan Industri Kreatif, Kemendikbudristek Resmikan Multimedia Nusantara Polytechnic - Waspada

Dukung Kemajuan Industri Kreatif, Kemendikbudristek Resmikan Multimedia Nusantara Polytechnic

  • Bagikan

JAKARTA (Waspada): Guna mendukung kemajuan industri kreatif di Tanah Air, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) meresmikan Multimedia Nusantara Polytechnic (MNP).

Mendikbduristek, Nadiem Anwar Makarim mengatakan, inisiatif Yayasan Multimedia Nusantara untuk mengembangkan MNP merupakan harapan baru dalam peningkatan mutu pembelajaran vokasi, khususnya di bidang industri kreatif.

“Bapak presiden Jokowi sempat menyatakan bahwa dalam satu kesempatan, industri kreatif merupakan industri masa depan yang berperan besar sekali dalam membangun ekonomi nasional. Saya yakin MNP ini akan menjadi jawaban untuk kebutuhan kita akan pelaku industri kreatif yang tidak hanya terampil, tetapi punya kompetisi manajerial, kreatifitas, dan keberanian untuk berinovasi,”ujarnya di sela-sela peresmian, Sabtu (18/9).

Diterangkan Nadiem, tiga program studi yang ditawarkan MNP yakni animation, event management, dan e-commerce logistics, merupakan bidang-bidang yang sangat dibutuhkan untuk menguatkan ekosistem kreatif di Indonesia. Lulusan sarjana terapan di ketiga bidang tersebut katanya, akan mendorong penciptaan dan hilirisasi terobosan anak bangsa di sektor industri kreatif.

“Saya yakin dengan besarnya peran vokasi menyumbangkan SDM terbaik bagi negeri, akan mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia. Oleh karena itu, saya berharap seluruh civitas academica MNP nantinya akan turut dalam upaya mewujudkan vokasi kuat, menguatkan Indonesia,”tuturnya.
Lebih lanjut, Mendikbudristek menekankan kembali pentingnya kolaborasi antara akademi vokasi dan industri, dunia usaha dan dunia kerja (IDUKA). Dari tiga belas episode merdeka belajar yang telah diluncurkan, dikatakan Nadiem, dua di antaranya merupakan program penguatan vokasi, yakni SMK Pusat Keunggulan, dan Kampus Merdeka Vokasi.

“Ini bukti keseriusan kami dalam mendorong tercapainya visi nasional perwujudan SDM Unggul. Melalui SMK Pusat Keunggulan dan Kampus Merdeka Vokasi, kami menghadirkan skema baru dalam kolaborasi satuan pendidikan dengan mitra usaha dan industri, yakni link and match 8+I,” ujarnya.

Dengan skema ini, Nadiem berharap SMK dan perguruan vokasi akan mendapat pendampingan yang sangat intensif dan holistik dari IDUKA, mulai dari pengembangan kurikulum sampai perekrutan lulusan.(J02)

  • Bagikan