CiFFest 2021 Hadirkan Ide Kreatif Industri Fashion Era Pandemi

  • Bagikan

JAKARTA (Waspada): Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Kesenian Jakarta (IKJ) bekerja sama dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) kembali menggelar Cikini Fashion Festival (CiFFest).

Kegiatan yang masuk tahun kelima ini, mulai digelar 16 Oktober lewat kegiatan pra CiFFest dan akan berlangsung hingga 30 Oktober mendatang. Untuk memenuhi protokol kesehatan, kegiatan CiFFest 2021 dilaksanakan secara virtual.

Rektor IKJ, DR Indah Tjahjawulan mengatakan, CiFFest bertujuan menyosialisasikan Grand Strategy Fashion san merumuskan Roadmap pengembangan ekonomi kreatif fashion Indonesia.

“Bersama kegiatan ini, diharapkan terjalin kolaborasi dalam berbagai aspek pada rangkaian ekosistem industri fashion serta antar pelaku ekonomi kreatif fashion, baik dari akademisi, industri, pemerintah dan komunitas,” ujar Indah dalam sambutan pada acara pembukaan, Jumat (29/10).

CiFFest 2021 bertema ‘Fashion on New Normal’ mengangkat isu global pandemik Covid yang berdampak besar pada perubahan tatanan hidup masyarakat dari berbagai sektor. Salah satunya fashion.

Bukan hanya tren gaya berpakaian yang berubah, tetapi juga strategi bisnis pun berubah. Kini, pelaku fashion harus peka dengan kebutuhan masyarakat dan strategi pasar yang cocok di era new normal ini.

Dekan Fakultas Seni Rupa dan  Desain IKJ, Anindiyo Widito mengatakan, tema   tahun ini diangkat  untuk memberikan motivasi  dan ide-ide baru  dalam proses berkreatifitas membangun ekosistem        baru fashion  di era  new normal.                 

CiFFest 2021    juga mengangkat   isu tentang Sustainable Fashion, dimana  dalam berkarya fashion  tidak hanya  bicara tentang estetika  dan daya guna, tetapi juga bagaimana tanggung         jawab kita terhadap kelestarian lingkungan dan etika dalam memperlakukan pekerja yang terlibat dalam industri fashion.

Indusri fashion merupakan salah satu penyumbang limbah dan polusi terbesar. Melalui kegiatan CiFFest 2021 mencoba membangkitkan kesadaran akan keperdulian lingkungan khususnya dengan pemanfaatan limbah sebagai material produk fashion dan mengurangi sampah baru dari industri fashion.

Kegiatan Cikini Fashion Festival 2021 mengajak generasi muda bersama memotivasi diri terus semangat melakukan perubahan dan mengembangkan kreativitas fashion melalui tema “Fashion Movement On a New Normal”.

Di sisi lain, dunia fashion juga  harus  mengembangkan kreativitas untuk mendapatkan ide dan sebuah temuan baru. Misalnya dengan menggunakan bahan yang ada di sekitar, yang mungkin sebelumnya tidak menjadi pertimbangan sebagai bagian dari proyek mahasiswa seni.

“Di tengah kesulitan seperti saat ini, konsep kembali ke alam ini  membuat mahasiswa mendapatkan solusi dengan menghasilkan produk yang sustainable,” ujar Anindyo.

Rangkaian kegiatan CiFFest 2021 diawali dengan kegiatan pra CiFFest 2021 pada 23 Oktober 2021 yang berisi kegiatan workshop, diantaranya Upcyling dan Refashioning: used jeans to mini sling bag,

STYLING BY KNOTTING: Macrame. Accessories, Upcycling and Refashioning Old Clothes, serta Stylish Outwear with Draping Technique.

Instruktur workshop adalah para Dosen Prodi Desain Produk dan mode busana serta para praktisi bidang fashion diantaranya Retno Andri Pramudyarini, Novi Yuniar, Intan Anggita Pratiwi dan Muhammad Fahmi.(J02)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *