Buruan! Pendaftaran MSIB Tahap 2 Bakal Ditutup 7 Januari
Ada 50 Ribu Kuota

  • Bagikan
Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek Wikan Sakarinto.

JAKARTA (Waspada):Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Vokasi) Kemendikbudristek, Wikan Sakarinto mengajak mahasiswa vokasi untuk segera mendaftar dalam program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) tahap ke-2.

Pendaftaran telah dibuka sejak sejak 7 Desember 2021 dan akan ditutup 7 Januari 2022.

MSIB Tahap 2 di 2022 ini mengalami peningkatan baik dari jumlah penerimaan mahasiswa hingga besaran anggaran. Melalui besaran anggaran Rp700 miliar, Kemendikbudristek meningkatkan peluang bagi mahasiswa yang mengikuti program tersebut menjadi 50.000 mahasiswa dengan lebih dari 11.000 mentor.

Informasi pendaftaran program magang bersertifikat dapat dilihat melalui https://kampusmerdeka.kemdikbud.go.id/program/magang. Sedangkan, informasi untuk program studi independen bersertifikat dapat diakses melalui https://kampusmerdeka.kemdikbud.go.id/program/studiindependen.

“Segeralah mendaftar! Kami Ditjen Vokasi sangat mendukung adanya program MSIB ini. Kita akan berjalan memasuki batch kedua dari MSIB. Mas Menteri merancang program ini juga tidak mainmain untuk menyiptakan lulusan yang siap memimpin dunia,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Vokasi), Wikan Sakarinto, Selasa (4/1).

Pada MSIB Tahap 2, hal yang baru adalah adanya sistem penggabungan (blended) antara pendidikan tinggi vokasi dan pendidikan tinggi akademik dalam penerimaan mahasiswa MSIB.

“Tahun 2022 ini kita blended, jadi MSIB ini kita blended dengan pendidikan tinggi (dikti) sehingga (pelibatan) mahasiswa vokasi dan akademik berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak. Kalau tahun 2021 itu berdasarkan kuota, jadi mahasiswa vokasi kuotanya sekian dan mahasiswa akademik kuotanya sekian,” ujar Wikan.

Wikan juga menyampaikan agar pendidikan tinggi terus menggiatkan ketautsesuaian (link and match) dengan industri guna melahirkan lulusan-lulusan yang kompeten dan terampil sesuai dengan kebutuhan indusrti. Sehingga, lulusan vokasi dapat menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.

“Kita membangun satu harapan untuk membangun dan benar-benar mengelola MSIB ini. Intinya kami mendorong kemitraan dengan industri, link and match ini harus terbentuk dengan kokoh dan terealisasi di lapangan,” tambahnya.

Dalam paparannya, Direktur Akademik Pendidikan Tinggi, Beny Bandanajaya menambahkan tujuan diselenggarakannya MSIB ini yaitu untuk meningkatkan kualitas SDM dan memberikan kesempatan pada mahasiswa mendapatkan pengalaman di luar kampus.

“MSIB ini adalah untuk meningkatkan nilai jual mahasiswa kita dan kami berharap semua pemangku kepentingan mendorong dan memberikan rekomendasi kepada mahasiwa untuk mendaftar ke MSIB,”imbuh Beny.

Beny menjelaskan, melalui MSIB mahasiswa akan mendapatkan kesempatan selama dua semester untuk magang di perusahaan yang telah diakui oleh Kemendikbudristek, memperoleh uang saku dan biaya hidup yang disubsidi oleh kementerian selama magang, serta mendapatkan sertifikat kompetensi dari perusahaan tempat mahasiswa tersebut melakukan magang.

“Program MSIB merupakan salah satu program yang mendukung atau memberikan sarana kepada mahasiswa agar dapat berkegiatan di luar kampus. Mahasiswa MSIB ini akan mendapatkan sertifikat kompetensi magang,”pungkasnya.(J02)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.