Waspada
Waspada » Belasan Pekerja Indonesia Di Korsel Jadi Wisudawan Universitas Terbuka
Pendidikan

Belasan Pekerja Indonesia Di Korsel Jadi Wisudawan Universitas Terbuka

JAKARTA (Waspada): Sebanyak 19 pekerja migran Indonesia di Korea Selatan berhasil menyelesaikan kuliah dan menjadi wisudawan Universitas Terbuka (UT). Upacara penyerahan ijazah dilakukan secara virtual dan dihadiri Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Rektor UT Prof Ojat Darojat serta Duta Besar Indonesia Luar Bisa dan Berkuasa Penuh untuk KBRI-Seoul, Umar Hadi, Sabtu (10/10).

Kegiatan terselenggara atas kerja sama antara Universitas Terbuka dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Seoul, Pengurus Kelompok Belajar Mahasiswa UT-Korea, dan Pusat Pengelolaan Mahasiswa Luar Negeri UT.

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi dalam video sambutannya memberikan apresiasi terhadap para wisudawan yang tetap meluangkan waktu untuk menimba ilmu di Universitas Terbuka.

Dia mengatakan pendidikan dan kompetensi merupakan elemen penting dalam mengubah masa depan Indonesia.

“Kehadiran UT Korea merupakan upaya pemerintah dalam memberikan akses pendidikan di luar negeri. Kita memprioritaskan pengembangan bakat PMI di luar negeri,” ujar Menlu Retno.

Menlu juga berharap pekerja migran yang kembali dari Korea Selatan, nantinya dapat menata kehidupan yang lebih baik di Tanah Air serta menjadi agen perubahan di masyarakatnya.

“Saya yakin pendidikan yang ditempuh teman-teman, menjadi lompatan bagi masa depan teman-teman. Sudah banyak kisah sukses purna-PMI, dan wisudawan UT sebelumnya mampu membuka usaha yang sukses,”pungkas Menlu Retno.

Rektor Universitas Terbuka, Prof Ojat Darojat memuji keberhasilan mahasiswa UT di luar negeri yang mampu menyelesaikan kuliah meski sambil bekerja.

“Tidak mudah membagi waktu antara bekerja, belajar dan mungkin keluarga. Tapi para mahasiswa di Korsel ini mampu menunjukkan kegigihan dan perjuangan sampai berhasil menjadi wisudawan dengan nilai yang rata-rata luar biasa,” ujar Ojat.

Ojat berharap upacara penyerahan ijazah UT-Korea ini akan menjadi penyemangat bagi para Pekerja Migran Indonesia di Korea Selatan untuk meningkatkan kualitas diri.

Saat ini, lanjut Ojat, pembelajaran jarak jauh yang dipelopori UT telah menjadi trend di Indonesia dan tentu saja dunia. Apalagi setelah terjadi pandemi Covid-19.

Untuk itu, UT terus berupaya mengembangkan dan meningkatkan pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam proses pembelajaran. Tujuannya supaya mahasiswa UT di Indonesia maupun luar negeri memperoleh layanan yang lebih baik.

Duta Besar Indonesia Luar Bisa dan Berkuasa Penuh untuk KBRI-Seoul, Umar Hadi dalam sambutannya pada wisuda virtual ini menyampaikan, hampir setiap tahun KBRI-Seoul selalu memfasilitasi kegiatan penyerahan ijazah bagi wisudawan Universitas Terbuka.
Hal ini merupakan wujud dukungan bagi para pekerja migran Indonesia di Korea Selatan, yang berhasil lulus menempuh perkuliahan di pendidikan tinggi pembelajaran jarah jauh (PT-PJJ) tersebut.

“Peristiwa ini meski bukan peristiwa besar, tapi sangat bermakna. Semuanya mulai dari sesuatu yang kecil, tidak ada yang ujug-ujug besar. Dan menyelesaikan studi sarjana ini adalah satu langkah lain para pekerja yang sangat luar biasa,” tandas Umar. (J02)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2