Waspada
Waspada » Aqua dan Sekolah.mu Kolaborasi Pembelajaran Lingkungan Berbasis Digital
Pendidikan

Aqua dan Sekolah.mu Kolaborasi Pembelajaran Lingkungan Berbasis Digital

JAKARTA (Waspada): ‘Sampahku, Tanggung Jawabku’ (Samtaku) adalah sebuah program belajar yang memudahkan tenaga pendidik dan orang tua memberikan pemahaman kepada anak tentang pentingnya bertanggung jawab atas lingkungan.

Program ini dikemas oleh Aqua dan Sekolah.mu dengan sangat apik dalam format digital, supaya dapat lebih mudah diakses siswa dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sampai Sekolah Dasar (SD)

Program Samtaku ini merupakan kelanjutan dari komitmen #BijakBerplastik Aqua dalam pilar edukasi untuk mengedukasi lebih dari 100 juta konsumen dan 5 juta anak usia sekolah yang dicanangkan dan dimulai sejak tahun 2018. Tahun ini, materi program Samtaku dikemas secara digital agar materi yang berkualitas dan menarik dapat lebih mudah diakses dan tersedia kapan saja. Selain itu, inisiatif ini dikembangkan guna mendukung pembelajaran jarak jauh yang tengah diimplementasikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia selama pandemi ini. 

“Kami mengadaptasi program belajar Samtaku menjadi format digital yang dapat mendukung program pembelajaran jarak jauh. Di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan berkerja sama dengan Sekolah.mu, program belajar SAMTAKU kini dapat diakses oleh seluruh siswa Paud dan SD di seluruh Indonesia,” ujar  
Brand Director Aqua, Intan Kartika dalam keterangan pers, Sabtu (8/5).

Selain pemahaman, program ini juga menyasar peningkatan keterampilan tentang pengelolaan sampah untuk mengurangi dampak sampah Indonesia dan berkontribusi pada Gerakan Indonesia Bersih.

“Program belajar terintegrasi digital Samtaku ini dibuat dengan harapan bahwa kita dapat bersamasama mengedukasi masyarakat dan anak usia sekolah mengenai pentingnya mengelola sampah, sesuai dengan misi kami dalam gerakan #BijakBerplastik, dan ini kami wujudkan melalui program yang secara khusus menyasar anak-anak usia 4-12 tahun. Melalui kolaborasi bersama Sekolah.mu, saat ini program digital SAMTAKU di tingkat PAUD telah diakses oleh lebih dari 1.700 pengguna dan 153 sekolah, sedangkan program di tingkat SD telah diakses oleh lebih dari 1.500 pengguna dan 125 sekolah di seluruh Indonesia,” ujar Head of Climate & Water Stewardship Danone Indonesia, Ratih Anggraeni.

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Jumeri mengatakan bahwa pemerintah menyambut baik setiap inisiatif yang dilakukan oleh berbagai pihak dalam upaya memajukan pendidikan sejak dini untuk mencetak generasi penerus yang dapat mencintai lingkungan.

“Kolaborasi Aqua dan Sekolah.mu ini sejalan dengan program pemerintah yang ingin terus melakukan terobosan program pendidikan terutama ketika periode proses belajar mengajar dilakukan dengan sistem pembelajaran jarak jauh. Dengan adanya program belajar digital Samtaku, anak-anak di Indonesia dapat memperoleh kesempatan untuk belajar mengenai tanggung jawab terhadap lingkungan sejak dini untuk mewujudkan pelajar Pancasila yang memiliki nilai karakter dalam kehidupan sehari-hari,”  tambah Jumeri. 

Dalam program belajar terintegrasi digital Samtaku ini anak-anak mendapatkan materi belajar yang interaktif, baik itu berupa video, buku cerita, aktivitas menyenangkan, dan berbagai panduan pengelolaan sampah yang dapat diakses selamanya secara gratis. Pada akhir program anak-anak diminta untuk melakukan aksi nyata dan mempraktikkan langsung pengetahuan yang sudah didapat. Anak-anak akan membuat biopori dan diminta menceritakan bagaimana proses pembuatannya. Seluruh aksi dan karya anak akan terdokumentasi pada portofolio yang dapat dijadikan referensi untuk penilaian perkembangan anak di sekolah maupun bagi orang tua. (J02)

 

 

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2