Waspada
Waspada » Anggaran KIP Kuliah Naik Signifikan, Calon Mahasiswa Bersyukur
Pendidikan

Anggaran KIP Kuliah Naik Signifikan, Calon Mahasiswa Bersyukur

JAKARTA (Waspada): Adanya peningkatan jumlah pembiayaan pada progran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah disambut hangat para pelajar dari berbagai daerah.

Dalam sesi bincang-bincang hangat dengan tiga orang siswa perwakilan beberapa wilayah, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) bertanya apa tanggapan para calon mahasiswa penerima tentang adanya perubahan positif tahun ini.

Rata-rata siswa mengatakan sangat terbantu karena dengan format baru pembiayaan KIP Kuliah di 2021 ini, mereka tidak ragu lagi untuk menancapkan cita-cita lewat bangku kuliah.

“Adanya perubahan KIP Kuliah Merdeka ini membuat pelajar dari keluarga kurang mampu seperti saya, berani meraih cita-cita. Kami berani memilih prodi sesuai kebutuhan kami. Terima kasih Pak Menteri,” ujar Delvina Theresia Simanjuntak, siswa SMAN 2 Balige, Kabupaten Toba  Samosir Sumatera Utara, Jumat (26/3).

Hal senada disampaikan Tri Hidayat Surya Maulidi dari SMAN 1 Selong, Lombok Timur NTB dan Nirwana Azizah Ilham siswi SMAN Wonomulyo, Poliwali Mandar, Sulawesi Barat. Keduanya merasa sangat terbantu dengan kebijakan baru yang memberi keleluasaan lebih dalam pembiayaan dan peningkatan kesejahteraan kehidupan selama menuntut ilmu.

Delvina, Tri dan Nirwana adalah perwakikan siswa-siswa yang lulus Seleksi Nasional Masuk PTN (SNMPTN) jalur KIP Kuliah.

Delvina siap menjadi mahasiswa UGM,  Tri siap masuk IPB dan Nirwana ke Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan. Masing-masing akan berada jauh dari rumah dan sangat memerlukan tambahan biaya hidup yang ditunjang KIP Kuliah.

Di akhir perbincangan, Nadiem berpesan agar para siswa mau memberi kabar gembira ini kepada kawan-kawannya, adik-adik kelas dan teman sebayanya.

“Kabarkan kalau ada akses terbuka untuk meraih mimpi. Tahun depan dan selanjutnya, masih akan sama seperti ini,” pungkas Nadiem.

Di KIP Kuliah tahun ini, formatnya berubah menyesuaikan kareditasi program studi dan biaya kemahalan suatu daerah. Untuk mahasiswa yang mendaftar ke program studi terakreditasi C, maka biaya kuliahnya tetap Rp2,4 juta.

Untuk prodi B ditetapkan sebesar Rp4 juta dan prodi terakreditasi A senilai Rp12 juta.

Sementara untuk biaya hidup disesuaikan denhgan tingkat kemahalan sebesar Rp800 ribu sampai Rp1,4 juta rupiah.

Anggaran yang dikeluarkan pemerintah jelas meningkat. Dari yang tadinya Rp1,3 triliun pada 2020, menjadi Rp2,5 triliun pada 2021 ini.

“Pemerintah ingin memberikan akses pada pendidikan tinggi bagi semua calon penerus bangsa, sekaligus kemerdekaan memilih program studi yang diinginkannya,” tandas Nadiem.

Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kemendikbud, Abdul Kahar mengatakan, kuota penerima KIP Kuliah tahun ini masih tetap di angka 200 ribu calon penerima.  Semuanya diperuntukkan bagi mahasiswa baru angkatan 2021. (J02)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2