Waspada
Waspada » Ajak Murid Cintai Lingkungan Dengan Belajar Aktif
Pendidikan

Ajak Murid Cintai Lingkungan Dengan Belajar Aktif

SALAH seorang anak didik Kelas 1V UPTD SDN 28 Indrapura, Kecamatan Air Putih, Kab. Batubara, Sumatera Utara menunjukkan hasil belajar aktif pembuatan poster tentang mencintai dan peduli menjaga lingkungan.
SALAH seorang anak didik Kelas 1V UPTD SDN 28 Indrapura, Kecamatan Air Putih, Kab. Batubara, Sumatera Utara menunjukkan hasil belajar aktif pembuatan poster tentang mencintai dan peduli menjaga lingkungan.

BATUBARA (Waspada): Kegiatan belajar aktif yang menyenangkan tetap bisa dilaksanakan, meski di masa pandemi Covid-19. Guru dan murid tetap bisa melakukan kegiatan belajar jarak jauh dengan memanfaatkan smartphone melalui group aplikasi Watshapp.

Dengan mempelajari Buku Tema 6 Cita-Citaku, Subtema 3: Giat Berusaha Meraih Cita-Cita, Lili Gusni, SPd selaku Wali Kelas 1V UPTD SDN 28 Indrapura, Kecamatan Air Putih, Kab. Batubara, Sumatera Utara, mengajak muridnya belajar aktif dengan membuat poster dengan tema peduli dan mencintai lingkungan.

Lili Gusni menyebutkan, kegiatan belajar praktik baik ini dibutuhkan kerjasama orang tua, karena saat pandemi ini masih dilakukan Belajar Dari Rumah (BDR). Kegiatan belajar seperti ini mengadopsi pembelajaran aktif dengan unsur MIKiR (Mengalami, Interaksi, Komunikasi dan Refleksi) yang didapat dari Pelatihan Tanoto Foundation.

“Diharapkan dengan pembelajaran aktif ini, anak-anak didik merasa senang dan bersemangat dalam mengerjakan pembuatan poster dan tentunya sekaligus mengajak murid untuk peduli dan mencintai lingkungan yang ada di sekitar rumah terlebih dahulu,” ujarnya.

Lili Gusni yang juga Fasilitator Daerah (Fasda) Tanoto Foundation ini menyebutkan, dalam kegiatan belajar aktif membuat poster pentingnya melestarikan sumber daa alam hayati ini, siswa membuat poster dengan kalimat singkat yang dapat mengajak orang lain bersikap peduli terhadap lingkungan. Selain itu, gambar juga harus menarik dan sesuai dengan pesan yang disampaikan dengan tulisan singkat, jelas dan rapi.

“Untuk hasil karya siswa ini, hasilnya dipajang di dinding kelas dengan jarak pandang yang diatur agar bisa dijangkau anak didik. Ini sebagai bentuk apresiasi kepada karya anak didik,” sebut guru yang terpilih menjadi Fasilitator Nasional Tanoto Foundation pada 2019 ini.

Dia berharap, dengan karya anak didik ini bisa mengajak dirinya sendiri serta lingkungan sekitarnya untuk peduli akan lingkungan dan mengajak keluarga dan saudara melakukannya.

“Pembuatan poster ini dilakukan selama 3 hari. Untuk implementasikan poster yang mereka buat selalu diterapkan anak didik dan mengajak keluarga. Misalnya dengan membuang sampah pada tempatnya, baik di rumah maupun lingkungan sekitar,” ujarnya.

Salah seorang anak didik, Muhammad Arya mengaku senang dengan kegiatan belajar aktif membuat poster tentang peduli lingkungan. “Pembuatan poster ini sangat menyenangkan dan menarik. Kami menjadi tahu betapa pentingnya menjaga lingkungan. Maka dari itu, marilah kita jaga lingkungan ini bersama-sama,” ujar Arya.

Begitu juga dengan anak didik lainnya, Anda Harifa. Menurutnya, meskipun belajar dari rumah (BDR), ibu guru selalu membuat pelajaran menjadi menarik. “Saya sangat senang sekali. Dengan membuat poster di rumah dan dibantu orang tua, dapat mengajak kita mencintai lingkungan sehingga menjadi bersih dan indah,” tuturnya. (m31/A)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2