Waspada
Waspada » 67.799 Peserta Lulus UMPTKIN
Pendidikan

67.799 Peserta Lulus UMPTKIN

Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Muhammad Ali Ramdhani

JAKARTA (Waspada): Sebanyak 67.799 peserta lulus Ujian Masuk Perguruan Tiggi Keagamaan Islam Negeri (UMPTKIN) 2020. Jumlah itu adalah 89,08 persen dari total 118.414 jumlah peserta yang mengikuti UMPTKIN.

UMPTKIN merupakan seleksi calon mahasiswa yang dilaksanakan secara Nasional oleh seluruh Universitas Islam Negeri ( UIN), Institut Agama Islam Negeri (IAIN), dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) dalam satu sistem satu pintu.

Akibat kondisi wabah pandemi korona yang melanda Indonesia, maka sistem ujian masuk kampus dari semula biasanya dilakukan secara luring (luar jaringan), tahun ini dilakukan secara daring (dalam jaringan). Dalam rekapitulasi Sistem Seleksi Elektronik (SSE) sebanyak 118. 414 peserta yang akhirnya mengikuti ujian dari 132.929 peserta yang berhak mengikuti ujian masuk.

“Artinya, tingkat partisipasi peserta mengikuti ujian sebanyak ,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Muhammad Ali Ramdhani, Rabu (26/8).

Awalnya, pendaftar UMPTKIN tahun ini sebanyak 135.444 orang. Namun yang berhak untuk mengikuti ujian ditetapkan oleh panitia sebanyak 132.929. Dari jumlah 132.929 orang yang ditetapkan berhak ikut, hanya 118.414 orang yang akhirnya benar-benar mengikuti UMPTKIN.

Pelaksanaan UMPTKIN secara serentak dilaksanakan oleh panitia pelaksana diantara kampus Islam negeri yang ditetapkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia. Tahun ini, digawangi oleh Kampus UIN Sunan Gunung Jati Bandung dan UIN Raden Intan Lampung.

*Jumlah Peminat Meningkat*

Tiga tahun terakhir, telah terjadi peningkatan yang signifikan peminat untuk memasuki kampus Islam Negeri dibawah naungan Kemenag. Pada 2018 sebanyak 103,444; 2019 sebanyak 122.981 mahasiswa dan tahun ini 135.444 calon mahasiswa yang ingin masuk dikampus UIN,IAIN maupun STAIN.

Komposisi peserta tahun ini menurut gender tercatat 45.924 laki-laki dan sisanya sebanyak 87,005 perempuan dengan peminatan rumpun IPA sebanyak 9.769 dan rumpun IPS 123.160 mahasiswa.

“Dari laporan panitia tersebut, tren penaikan ini menunjukkan bahwa minat masyarakat untuk masuk ke perguruan tinggi Islam sebagai wujud kepercayaan terahadap kualitas dan mutu lulusanya selama ini,” kata Ramdhani.

Program Studi yang paling diminati ialah Hukum Ekonomi Syariah UIN Ar-Raniry Banda Aceh, disusul secara berurutan Ekonomi Syariah UIN Sunan Ampel Surabaya, Jurusan Farmasi UIN Alauddin Makassar, Manajemen Keuangan Syariah UIN Sunan Gunung Jati Bandung dan terakhir Pendidikan Agama Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Sedangkan tiga besar kategori kampus UIN, yang paling banyak diminati pendaftar ialah UIN Alauddin Makassar sebanyak 24.4649 peminat, disusul UIN Jakarta sebanyak 24.406 peminat dan terakhir UIN Sunan Gunung Jati Bandung dengan 23.998.

Selanjutnya, dalam rumpun Kampus IAIN, paling banyak peminatnya ialah IAIN Tulung Agung, IAIN Surakarta dan IAIN Jember. Untuk rumpun Kampus STAIN yang paling diminati ialah STAIN Majene, STAIN Bengkalis dan STAIN Gajah Putih Takengon.

Untuk mengecek kelulusan, panitia menyediakan laman yang bisa diakses mulai hari Senin kemarin (24/8) di alamat: https://pengumuman.um-ptkin.ac.id/.(J02)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2