Waspada
Waspada » 38 SMA Dan SLB Sumut Lolos Program Sekolah Penggerak
Medan Pendidikan

38 SMA Dan SLB Sumut Lolos Program Sekolah Penggerak

KADISDIKSU, Prof Wan Syaifuddin menyerahkan hadiah Gubsu kepada siswa SLB didampingi pimpinan SLB-E Pembina Medan pada peringatan Hardiknas, Minggu (2/5). Waspada/M Ferdinan Sembiring
KADISDIKSU, Prof Wan Syaifuddin menyerahkan hadiah Gubsu kepada siswa SLB didampingi pimpinan SLB-E Pembina Medan pada peringatan Hardiknas, Minggu (2/5). Waspada/M Ferdinan Sembiring

 

MEDAN (Waspada): Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, Prof Drs Syaifuddin, MA, PhD, mengapresiasi 38 SMA dan SLB di Sumut lolos Program Sekolah Penggerak (PSP), yang merupakan program dari Kemendikbud Ristek dalam rangka peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah.

“Jumlah tersebut mengantarkan Sumut berada di posisi tiga besar secara nasional. Semoga ke 38 sekolah tersebut bisa menjadi contoh sekolah penggerak yang ada di Indonesia. Khusus untuk Sumut,“ kata Prof Wan Syaifuddin pada perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Minggu (2/5) di SLB-E Pembina Medan.

Dia mengatakan, terpilihnya 38 sekolah untuk PSP, bisa mengantarkan Sumut menjadi percontohan program Sekolah Penggerak secara nasional.

”Program ini sangat penting bagi pengembangan pendidikan yang ada di Sumut,” sebutnya.

Prof Wan Syaifuddin berharap pimpinan sekolah jangan cepat berpuas hati karena itu masih jauh dari harapan yang seharusnya diraih lebih daripada itu.

Sekolah Penggerak merupakan sarana meningkatkan kualitas hasil belajar dan meningkatkan inovasi Pembelajaran dalam rangka implementasi Kebijakan Merdeka Belajar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

“PSP merupakan program kementerian sebagai upaya meningkatkan dan mempercepat perluasan mutu pendidikan. Sekolah terpilih akan dibimbing dan mendapatkan pendampingan dari pusat serta dari pemerintah daerah, sehingga sekolah tersebut dapat menjadi penggerak bagi sekolah-sekolah lain,” katanya.

Dengan adanya sejumlah sekolah yang terpilih dalam PSP ini bisa memberikan dampak yang baik kepada sekolah.

Dia mengakui, tidak mudah lolos dalam PSP ini karena seluruh seleksi dilaksanakan secara nasional.

Adapun beberapa manfaat yang akan didapat dari PSP ini untuk Pemerintah Daerah yaitu meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di sekolah, membuat pembelajaran lebih menarik dan menyenangkan, peluang mendapatkan penghargaan sebagai daerah penggerak pendidikan.

Sedangkan dalam perayaan Hardiknas, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi melalui Kadisdiksu memberikan hadiah alat permainan tradisi kepada siswa SLB Sumut.

Perayaan Hardiknas di SLB-E Pembina Medan dilakukan secara sederhana dengan menerapkan Protokoler Kesehatan Cegah Covid-19.

Kegiatan dihadiri beberapa Kepala Bidang, Kepala Cabang Dinas, Kepala Sekolah, para guru.

Kadisdiksu berkesempatan bermain ketangkasan Bocce yang biasa dipertandingkan oleh siswa SLB.

Kemudian secara simbolik menyerahkan sumbangan dari Gubsu H Edy Rahmayadi berupa alat permainan tradisional dan perlengkapan olahraga tenis meja kepada siswa didampingi Kepala Sekolah SLB-E Negeri Pembina turut menyerahkan hasil kreatifitas peserta didik berupa lukisan kepada Kadisdiksu dan Kabid PKLK Elisabeth Simanjuntak. (m19)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2