Panser Sempat Tertekan Secara Psikologis

BELFAST (Waspada): Pelatih Joachim Loew dan winger Marco Reus (foto tengah), mengakui Timnas Jerman sempat tertekan secara psikologis saat menghadapi Irlandia Utara pada laga Grup C Kualifikasi Euro 2020.

Panser Sempat Tertekan Secara Psikologis
Football5star

Dalam duel tandang di Stadion Windsor Park itu, Belfast, Senin (Selasa WIB), Der Panzer baru bisa lepas dari tekanan pada babak kedua sekaligus memenangkan laga dengan skor 2-0.

"Pasca kekalahan melawan Belanda, kami berada di bawah tekanan dan harus mengatasi beberapa kesulitan. Kami tidak memulai dengan baik, mereka menyerang dengan cepat dan keras,” ucap Loew di laman UEFA, Selasa (10/9).

"Setelah istirahat, barulah lebih baik. Kami belum pernah bermain dengan mereka sebelumnya, beberapa pemain juga masih belajar,” tambahnya.

Sebelum menekuk Irlandia Utara, Jerman memang baru dipecundangi tamunya Belanda 2-4 akhir pekan lalu di Volksparkstadion, Hamburg. Pasukan Panser pun terlihat tampil sangat hati-hati sepanjang babak pertama di Belfast.

Gol cepat bek kiri Marcel Halstenberg saat babak kedua belum berjalan tiga menit yang mendorong kebangkitan Toni Kroos cs. Gol larut sayap kanan Serge Gnabry menit 90+2 menyempurnakan kebangkitan juara dunia 2014 tersebut.

"Babak pertama sama kuat. Kami tahu akan mendapatkan peluang setelah turun minum, karena mereka telah bekerja begitu keras di babak pertama dan akan menjadi lelah,” jelas Reus.

"Kami memang mesti membayar kekalahan dari Belanda. Tim ini memiliki potensi sangat besar, tetapi masih harus belajar banyak. Sayangnya duel seperti melawan Belanda bagian dari proses itu,” ujarnya lagi.

Pada laga selanjutnya, Jerman bakal menjajal tuan rumah Estonia di A Le Coq Arena, Tallinn, 14 Oktober mendatang. Saat bersamaan Irlandia Utara terlibat bigmatch melawan Belanda. (m15/uefa)