Waspada
Waspada » Tips #Cari_Aman Bawa Barang Dengan Motor
Otomotif

Tips #Cari_Aman Bawa Barang Dengan Motor

SEBAGAI alat transportasi yang memiliki nilai ekonomis, banyak masyarakat memilih sepeda motor sebagai armada dalam mendukung ativitas sehari-hari, termasuk membawa barang. Waspada/ist

MEDAN (Waspada): Sebagai alat transportasi yang memiliki nilai ekonomis, banyak masyarakat memilih sepeda motor sebagai armada dalam mendukung ativitas sehari-hari.

Namun sangat disayangkan, masih banyak pengendara motor yang kurang memperhatikan keamanan saat menjalankan rutinitasnya, termasuk saat membawa barang.

Sofian Hazri, Tim Safety Riding PT Indako Trading Coy selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara mengungkapkan bahwa tata cara pengangkutan barang dengan sepeda motor sebenarnya telah diatur dalam PP No. 41 tahun 1993 pasal 13 ayat 4.

PP tersebut berbunyi pengangkutan barang dengan menggunakan sepeda motor sebagaimana dimaksud dalam ayat (3) harus memenuhi persyaratan seperti mempunyai ruang muatan barang dengan lebar tidak melebihi stang kemudi dan tinggi ruang muatan tidak melebihi 900 milimeter dari atas tempat duduk pengemudi.

Bagi sebagian masyarakat Indonesia sepeda motor selain sebagai alat transportasi yang efektif juga alat angkut yang efisien. Tapi ingat sebelum menjejali barang bawaan ke sepeda motor ada baiknya selalu perhatikan berbagai faktor.

Mulai dari penempatan, jumlah barang bawaan, dan volume barang. Karenanya, untuk mendukung agar aman pada saat membawa barang dengan sepeda motor, maka Honda berbagai beberapa tips berikut ini.

Pertama, pastikan berat muatan tidak melebihi ketentuan berat beban maksimal yang diizinkan. Dimana biasanya angka batasan ini tercantum pada buku pedoman pemilik kendaraan. Jika beban yang dibawa terlampau berat, dikhawatirkan keseimbangan sepeda motor saat menikung dan menanjak akan terganggu.

Kedua, tidak dibenarkan meletakkan barang-barang bawaan di stang kemudi. Hal ini dapat mempersulit kontrol kemudi dan pemakaian rem.

Ketiga, baiknya barang muatan tidak melebihi lebar stang kemudi sepeda motor. Tujuannya agar pengendara tetap bisa memperhatikan kondisi lalu lintas di belakangnya melalui tangkapan kaca spion. Selain itu, hal ini juga tidak menggangu pengendara mengatur jarak untuk menghindari gesekan dengan pengendara lain.

Keempat, periksa sekali lagi tinggi barang bawaan agar tidak melebihi punggung Anda. Dengan begini, tingkat aerodinamis kendaraan tidak terganggu. Sehingga sepeda motor bisa berlari dalam kondisi yang stabil.

Kelima, memastikan barang-barang muatan tersebut sudah terikat kuat. Hal ini dimaksudkan agar barang tersebut tidak mengganggu keseimbangan pengendara motor dan tidak terjatuh di perjalanan. Anda bisa menggunakan tali pengikat yang terbuat dari bahan karet karena sifat elasitasnya dapat mencengkeram barang-barang muatan dengan lebih erat.

Keenam, pastikan barang-barang bawaan tidak menutupi lampu sein dan lampu rem belakang. Apabila kedua lampu sepeda motor tersebut tertutup, maka pengendara lain akan kesulitan menerima informasi perubahan arah laju sepeda motor anda. Sehingga hal ini juga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

“Agar berkendara lebih menyenangkan, aman dan nyaman meski membawa banyak barang, pengendara juga harus memiliki pengetahuan tentang aturan yang benar. Jika melanggar aturan, tidak hanya beresiko bagi diri sendiri, namun juga orang lain,” ujar Sofian. (adv)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2