Waspada
Waspada » Teknik Aman Menyalip Kendaraan Ala Honda
Otomotif

Teknik Aman Menyalip Kendaraan Ala Honda

HONDA selalu berupaya membekali para pecintanya teknik menyalip melalui safety riding. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Mendahului kendaraan lain saat berkendara di jalan raya merupakan aktivitas yang sudah biasa dilakukan. Hanya sayangnya masih ada pengendara belum menyadari bahwa menyalip kendaraan lain bukan sekadar asal ngegas saja. Itu membutuhkan pertimbangan dengan memperhatikan hal-hal yang dapat membahayakan.

Menurut Ismed Risya, Tim Safety Riding PT Indako Trading Coy selaku main dealer Honda di Wilayah Sumatera Utara, menyalip merupakan salah satu tindakan yang cukup banyak menyumbang angka kecelakaan.

“Jadi para pengendara sangat dianjurkan untuk memperkaya diri dengan pengetahuan teknik saat akan mendahului kendaraan lain, terutama teknik menguasai diri saat berkendara,” ucap Risya di Medan, Senin (11/1).

“Honda sendiri berupaya membekali para pecintanya yang berkendara di jalan raya dan kerap menyalip pengendara lain dengan beberapa teknik yang perlu diperhatikan,” tambahnya.

Pertama, pastikan ada ruang di lajur kanan sebelum memutuskan untuk menyalip kendaraan yang ada di depan. Jangan menyalip dari sisi kiri jalan karena berisiko lebih tinggi. Memastikan menyalip dari kanan membuat kendaraan lebih leluasa dan tidak berisiko terjadi senggolan yang bisa menyebabkan kecelakaan.

“Jika dirasa tidak ada ruang di lajur kanan, sebaiknya tidak mencoba atau nekat untuk mendahului. Karena itu tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga pengendara lainnya,” jelas Risya.

Kedua, sebelum menyalip, pengendara juga wajib memperhatikan kendaraan dari berbagai sisi. Melihat pergerakan dari kendaraan lain baik dari sisi depan, belakang maupun samping.

“Hal ini cukup penting untuk memastikan saat menyalip bisa aman dan tidak menyenggol dengan kendaraan yang lain. Bagi pengendara motor bahkan perlu menoleh sejenak atau biasa disebut head check untuk memastikan kondisi di belakang aman sebelum memutuskan mendahului,” tambah Risya.

Ketiga, kendaraan memiliki alat penanda isyarat termasuk lampu tangan dan klaskon. Dengan menyalakan lampu tangan setidaknya bisa memberikan informasi kepada pengendara di depan maupun di belakang saat hendak menyalip. Membunyikan klakson saat mendahului kendaraan lain juga sangat dianjurkan sebagai upaya untuk memberitahu pengendara di posisi depan.

Keempat, saat akan menyalip harus pula memperhatikan waktu yang tepat untuk melakukannya. Jangan sampai salah perhitungan karena dapat menyebabkan kejadian fatal.

“Penguasaan terhadap marka jalan pun sangat dibutuhkan. Jangan memaksakan untuk mendahului jika kendaraan yang di depan tidak memberi isyarat mengizinkan,” tegas Risya.

“Demi menjaga keselamatan berkendara, sebaiknya mengupayakan untuk tidak menyalip kendaraan lain saat berkendara. Namun jika memang kondisi sekitar memungkinkan menyalip, maka dipersilahkan menyalip dengan catatan harus aman dan nyaman,” pungkasnya. (adv)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2