Wushu Aceh Mantapkan Persiapan Atlet - Waspada

Wushu Aceh Mantapkan Persiapan Atlet

  • Bagikan
PELATIH dan atlet wushu Aceh pose bersama Pangdam IM di Gor KONI Aceh, baru-baru ini. Waspada/Munawardi/B

BANDA ACEH (Waspada): Olahraga beladiri wushu yang terbilang masih baru di Aceh, mulai menunjukan prestasi. Hal ini ditandai dengan lolosnya Kahawitan Fitriadi ke PON XX/2021 Papua.

Ketua Umum Pengurus Provinsi Wushu Indonesia (Pengprov WI) Aceh, Kennedi Husein, mengatakan pihaknya membuat persiapan maksimal mempersiapkan altet. “Kami ingin, atlet kita bisa meraih medali di PON Papua,” katanya, Senin (13/7).

Multi even olahraga nasional empat tahunan itu akan digelar Oktober 2021 di Provinsi Papua. Kennedi mengatakan seorang atletnya yang akan bertarung di kelas 60 kilogram tersebut, selama ini kontinyu berlatih di Gor KONI Aceh.

Ia mengakui perkembangan atletnya dalam menjalani latihan selama ini sudah bagus. “Kita maksimalkan persiapan meski hanya seorang atlet. Target medali, prediksi kita perak sudah di tangan, karena sudah mengintip kekuatan lawan,” ujar dia.

Kennedi yang juga Bendahara Umum KONI Aceh ini menjelaskan, dalam berlatih selama ini Kahawitan Fitra ditangani secara serius dan intensif oleh pelatih kawakan, Hanafiah.

Kegiatan latihan atletnya tetap mengikuti dan memperhatikan protokol cegah corona virus desease 2019 (Covid-19). Atlet wushu Aceh tersebut saat ini sedang fokus menjalani program pemusatan latihan daerah (Pelatda) yang dibiayai KONI Aceh.

Untuk memaksimalkan persiapan guna meningkatkan kemampuan pewushu itu, Kennedi juga merencanakan merekrut pelatih nasional. “Rencana kita setelah lebaran Idul Adha menambah seorang pelatih lagi yakni pelatih nasional,” ujar dia.

Kecuali mempersiapkan seorang atlet ke PON, ia menyebutkan pengurus juga berupaya untuk pengembangan dan pembinaan olahraga beladiri asal Tiongkok di Aceh.

“Wushu terus berkembang kegiatan dan peminatnya. Kepengurusan wushu sudah ada di 15 kabupaten/kota. Pengukuhannya yang belum, karena terkendala virus corona,” tambah dia.

Kennedi memastikan cabor wushu dapat dipertandingkan pada Pora XIV/2022 di Pidie, karena sudah memenuhi syarat jumlah minimal 12 kepengurusan di kabupaten/kota. “Insya Allah pada Pora Pidie siap actions,” tukas mantan Manajer Timnas U-19 tahun 2011 ini. (b04/C)

  • Bagikan