Waspada
Waspada » Ujicoba Timnas Tetap Digelar
Olahraga

Ujicoba Timnas Tetap Digelar

JAKARTA (Waspada): Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan, mengatakan laga ujicoba Timnas U-22 ditunda bukan dibatalkan karena berkaitan dengan izin yang untuk mengeluarkannya membutuhkan proses.

Laga ujicoba akan digelar pada 5 dan 7 Maret yang diikuti oleh tiga tim. “Kami sampaikan pertandingan bukan dibatalkan tapi ditunda,” kata Ramadhan dalam jumpa pers di Gedung Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta, Kamis (4/3).

Ramadhan menerangkan, surat izin keramaian yang diajukan PSSI kepada Mabes Polri baru diterima pada 2 Maret, padahal PSSI menginginkan pertandingan itu digelar pada 3 Maret atau Rabu (3/3) malam kemarin.

Ramadhan menyatakan Polri membutuhkan proses untuk sampai mengeluarkan izin keramaian. “Surat yang masuk perlu proses, Polri punya mekanisme dalam mengeluarkan izin, melakukan kajian yang lebih dalam dari sisi keamanan dan lain-lain,” kata Ramadhan.

Ramadhan mengatakan sesuai aturan, surat izin keramaian mesti diajukan satu pekan sebelum kegiatan dilaksanakan. “Kami sampaikan bukan batal, tapi tunda,” tandasnya.

Mengenai pertandingan tersebut, Ramadhan menyatakan Mabes Polri berkoordinasi dengan PSSI dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk tetap menggelar pertandingan ujicoba pada 5 Maret 2021.

Laga ujicoba itu terdiri dua kali pertandingan. Laga pertama dilangsungkan Jumat dan laga kedua dua hari kemudian pada Minggu 7 Maret di Stadion Madya, Senayan, Jakarta. Pertandingan ujicoba ini tadinya akan diikuti beberapa tim, namun akhirnya diikuti tiga tim.

Pertandingan pertama 5 Maret antara Timnas SEA Games 2021 melawan Persikabo, sedangkan laga timnas melawan Bali United dua hari kemudian pada 7 Maret dengan waktu pertandingan pukul 19.00 WIB.

“Bahwa laga yang awalnya diikuti beberapa tim, diikuti fun game, tapi hasil koordinasi terakhir PSSI dan Mabes Polri pertandingan diikuti tiga tim,” kata Ramadhan.

Sebelumnya, PSSI meminta maaf kepada Markas Besar Polri karena merasa sudah memberikan kerepotan soal izin keramaian laga ujicoba tim nasional U-22 melawan Tira Persikabo yang pada akhirnya tidak terbit dan membuat pertandingan dibatalkan.

“PSSI mengerti dan memahami kenapa Mabes Polri belum mengizinkan pertandingan. Mungkin karena pengajuan izin kami terlalu mendadak sehingga Mabes Polri perlu melakukan kajian lebih mendalam sebelum mengeluarkan izin. Dengan ini PSSI meminta maaf kepada Mabes Polri yang sudah direpotkan,” ujar Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi.

Pertandingan uji coba timnas U-22 menghadapi Tira Persikabo sejatinya berlangsung pada Rabu (3/3) mulai pukul 20.00 WIB di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta.

Namun, kurang dari satu jam sebelum laga dimulai dan para pemain sudah berada di stadion, polisi tidak memperbolehkan pertandingan digelar dengan alasan izin keramaian kegiatan itu belum keluar.

Menurut Kapolsek Metro Tanah Abang, Kompol Singgih Hermawan yang datang langsung ke Madya, PSSI terlambat membuat surat permohonan izin keramaian. “Panitia sudah bersurat, tetapi baru hari ini (Rabu). Terlalu mepet,” kata Singgih.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengatakan bahwa dirinya mengerti dengan situasi yang membuat pertandingan ujicoba versus Tira Persikabo.

“Saya harap ini hanya ditunda. Tim ini butuh ujicoba. Apalagi target PSSI merebut medali emas SEA Games 2021 di Vietnam,” ujar juru taktik asal Korea Selatan itu. (m18/ant)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2