Waspada
Waspada » Turnamen Pengganti Liga 1 Tak Efektif
Olahraga

Turnamen Pengganti Liga 1 Tak Efektif

Dok.Waspada

BANDA ACEH (Waspada): Kompetisi Liga 1 2020 sudah ditunda hingga Mei mendatang. Bila pandemi virus corona berakhir, tanpa diminta pun liga akan dilanjutkan Juli.

Pelatih Persiraja Banda Aceh, Hendri Susilo (foto) mengatakan dihentikannya kompetisi harus bisa dipahami dan diterima dengan legowo. “Ini adalah masalah dunia, apapun keputusan harus kita ikuti,” ujar dia ketika dihubungi Waspada, Jumat (17/4).

Bicara tentang turnamen, Hendri mengakui belum menerima info secara resmi mengenai apa yang akan terjadi jika kompetisi tak dilanjutkan. Namun dia sudah mendengar ada wacana jika kompetisi benar-benar dihentikan.

“Saya pikir untuk mengisi kekosongan kompetisi jika digelar turnamen, tim-tim pasti kurang siap. Karena begitu lama vakum, klub-klub nanti pasti akan tampil apa adanya saja, saya pikir begitu,” ungkap mantan pemain Tim Nasional ini.

Pada satu sisi, dirinya sangat menyayangkan bila gaji pemain harus dipotong 75 persen. “Tapi kita juga harus paham. Dalam suasana seperti ini, kita harus mengerti, karena klub butuh biaya besar,” sebut dia.

Selama jeda kompetisi, Hendri sudah kembali ke Batu, Malang dan menjalani isolasi mandiri. Begitu juga dengan pemain, sama seperti klub-klub Liga 1 lainnya, Persiraja Banda Aceh juga sudah meliburkan skuadnya.

Para pemain diminta untuk menjaga kesehatan dan kebugaran serta tetap berlatih. “Jadi saya sebagai pelatih ingatkan pemain untuk tetap melakukan aktivitas di rumah,” kata pria kelahiran Bukit Tinggi ini.

Terkait dengan latihan mandiri para pemain, pelatih yang mengantongi lisensi B AFC ini memberikan asupan program latihan mandiri. “Ini masalah buat pelatih, yang jelas mental pemain akan drop,” ujar dia.

“Ya kita hanya bisa berharap pemain berlatih dengan kesadaran sendiri dalam situasi seperti ini,” ungkap pelatih yang sukses membawa Persiraja promosi ke Liga 1 2020.

“Kita kasih pekerjaan rumah latihan, tapi menurut aku itu tak maksimal. Pasti akan banyak yang malas berlatih apalagi ada pemotongan gaji,” tutur Hendri. (b07/C)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2