Waspada
Waspada » Trofi Juara Tersulit Juve
Olahraga

Trofi Juara Tersulit Juve

SUPERSTAR Cristiano Ronaldo (kanan) dan kawan-kawan merayakan kepastian scudetto Juventus di ruang ganti Allianz Stadium, Turin. Zimbio

TURIN, (Waspada): Alenatorre Maurizio Sarri dan bek sentral Leonardo Bonucci mengakui musim ini merupakan sukses juara tersulit Juventus, terutama akibat pandemi virus corona yang membuat sepakbola sempat dihentikan hampir tiga bulan.

Super Juve memastikan scudetto lagi untuk musim kesembilan beruntun, Minggu (Senin WIB), setelah menaklukkan Sampdoria 2-0 pada giornata 36 Serie A Liga Italia 2019/2020.

“Ini gelar paling indah, karena paling sulit. Kami memulai era baru, filosofi baru, menghadapi begitu banyak kesulitan, tetapi kami terus memberikan semua yang kami miliki, bahkan ketika ada begitu banyak kesalahan,” beber Bonucci.

“Ini juga sangat rumit di luar lapangan, dunia berubah dalam tiga bulan. Kami harus mendapatkan kembali fokus di liga, tetapi kami sukses melakukannya,” ucap bek Italia berusia 33 tahun itu lewat Football Italia, Senin (27/7).

Kemenangan kandang atas Il Samp di Stadion Allianz, Turin, membuat Si Nyonya Tua mengoleksi nilai 83 dengan dua laga tersisa. Posisi Bianconeri tak mungkin lagi terkejar Inter Milan (76), serta Atalanta (75) dan Lazio (75).

Ini gelar pertama Sarri di Serie A, setelah musim lalu memenangi Liga Europa bersama Chelsea. Mantan alenatorre Napoli itu sekaligus menjadi pelatih tertua yang scudetto dalam usia 61 tahun enam bulan.

“Tentu saja rasanya istimewa, apalagi ini sulit dimenangi, bahkan lebih sulit lagi untuk tetap meraih kemenangan. Ini perjalanan yang panjang, berat dan membuat stres, skuat ini layak mendapat kredit karena terus menemukan rasa lapar,” tutur Sarri.

Setelah peluit panjang berbunyi, dia pun langsung berlari menuju ruang ganti, disinyalir untuk merokok. “Saya meninggalkan lapangan karena berusaha menghindari siraman air, sebab itu pasti akan dilakukan,” dalihnya.

Juve menjadi klub pertama di lima liga papan atas Eropa yang mampu meraih sembilan gelar secara beruntun. “Cristiano Ronaldo dan (Paulo) Dybala membuat perbedaan di lapangan. Tentu saja mereka layak mendapat kredit, namun klub di belakang mereka sangat penting,” puji Sarri.

Menjamu Samp yang tampil ngotot, Si Nyonya Tua baru mampu membuka keunggulan menit 45 melalui gol Ronaldo. Gelandang Federico Bernadeschi kemudian menggandakan keunggulan tuan rumah menit 67.

Ronaldo berpeluang menambah koleksi golnya saat dia menjadi algojo penalti menit 89. Namun sepakannya membentur mistar gawang Samp, sehingga koleksi golnya kini 31. Ronaldo akibatnya minus tiga gol dari striker Ciro Immobile yang mengukir hatrik saat Lazio menggasak Hellas Verona 5-1.

Hanya mantan mesin gol Real Madrid dan Manchester United itu lebih mengutamakan sukses tim dan mempersembahkan trofi Super Juve buat seluruh fansnya di dunia yang sedang mengalami masa sulit akibat pandemi Covid-19.

“Gelar ini didekasikan untuk semua fans Juventus, khususnya bagi mereka yang telah menderita selama masa pandemi ini,” ujar superstar asal Portugal berumur 35 tahun tersebut.

“Ini tidak mudah. Keberanian Anda dan sikap Anda merupakan kekuatan yang kami butuhkan untuk berjuang sampai akhir. Pelukan besar untuk kalian semua #stron9er #finoallafine,” tulis Ronaldo di akun Instagram pribadinya. (m08/fi/ig)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2