Waspada
Waspada » Timnas U-19 Perpanjang TC Online
Olahraga

Timnas U-19 Perpanjang TC Online

MANAJER Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, memberi arahan saat latihan Timnas U-19 di Stadion Wibawa Mukti, sebelum pandemi Covid-19. Bola.com

JAKARTA (Waspada): Pemusatan latihan (training centre) Timnas Indonesia U-19 seharusnya telah berakhir pada Senin (15/6). Latihan yang digelar secara virtual tersebut telah berlangsung sejak 14 Mei 2020.

Namun, periode TC online Timnas Indonesia U-19 akhirnya diperpanjang. Sampai kapan berlangsungnya, waktunya masih tentatif.

“Pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 kami perpanjang. Sampai kapan waktunya, kami belum tahu,” ujar Asisten Pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, Selasa (16/6)

“Kami dari tim pelatih menunggu arahan dari coach Shin Tae-yong saja,” kata mantan pemain Persib Bandung ini.

Adapun, TC online Timnas Indonesia U-19 dipimpin langsung oleh Pelatih Shin Tae-yong. Arsitek berusia 51 tahun itu memandunya dari Korea Selatan.

Sementara itu, dua pemain dipulangkan dalam TC virtual Timnas Indonesia U-19. Satu di antaranya adalah Witan Sulaeman.

Witan telah kembali ke klubnya, FK Radnik Surdulica untuk berkompetisi di Liga Serbia. Satu pemain lagi ialah Muhammad Risky Sudirman yang menderita cedera.

“Materi latihan masih sama perbaikan fisik dan menyiapkan kondisi pemain agar benar-benar siap ketika TC sebenarnya dilakukan. Jadi pemain tidak kaget dengan gaya melatih yang dilakukan oleh Shin Tae-yong,” imbuh Nova.

Ikut Liga 1

Demi persiapan Piala Dunia U-20 tahun 2021, Timnas Indonesia U-19 disarankan mengikuti kelanjutan Liga 1. Tujuannya tak lain mematangkan persiapan tim.

Usulan ini berasal dari pelatih Madura United, Rahmad Darmawan. Dibanding harus mengubah regulasi dengan menambahkan pemain U-20, lebih baik mengikutsertakan Timnas Indonesia U-19 untuk berkompetisi.

“Sebenarnya kalau melihat prinsipnya, saya setuju saja karena ini semua demi kebaikan Timnas Indonesia U-19,” kata pelatih yang karib dipanggil RD tersebut.

“Kami tahu PSSI berencana meniadakan degradasi pada musim ini. Saran saya sebaiknya Timnas Indonesia U-19 diikutkan saja sebagai peserta tamu di kompetisi lanjutan,” imbuh RD.

Saat ini, status kompetisi tinggal menunggu ketuk palu dari PSSI. Pengumuman kelanjutan Liga 1 akan diputuskan pada rapat Komite Eksekutif (Exco) yang jadwalnya belum ditentukan.

Regulasi pemain muda pernah diterapkan di Liga 1 musim 2017. Bedanya, tiga tahun lalu, setiap tim wajib memainkan tiga pemain U-23 sebagai starter minimal selama 45 menit.

Untuk musim ini, RD kurang sepakat dengan kebijakan pemain muda. Selain karena di tengah kompetisi, skuad Madura United juga telah terbentuk.

“Tapi kalau saya boleh memilih, karena ini merupakan kompetisi Liga 1, sebaiknya bebas dari intervensi aturan kelompok umur karena semua tim sudah mempersiapkan tim sebelum ada regulasi ini,” terang mantan pelatih Persikabo ini. (m18/bc)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2