Tenis Meja Dan Pentingnya Tingkatkan Imunitas Kala Pandemi - Waspada

Tenis Meja Dan Pentingnya Tingkatkan Imunitas Kala Pandemi

  • Bagikan
PESERTA tenis meja PTM Dispora Medan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker/faceshield guna mencegah penyebaran Covid-19. Waspada/Dedi Riono

“MASIH penting apa enggak ini main tenis meja? Kalau enggak biar kita bubarkan saja,” gertak Rahmad Doni kepada A’zam Nasution yang datang agak terlambat ke Kantor Dispora Medan, Jl. Ibus Raya Medan, Jumat (23/10) pagi.

“Kalau pemain elit itu wajarlah datang agak telat. Yang masih bodoh-bodohnya harus datang lebih awal, latihan dulu,” balas A’zam kepada Doni yang disambut gelak tawa Eric Sinulingga, M Ridwan, Ucok Nasution, Naufal dan lainnya.

Rahmad Doni dan A’zam Nasution sama-sama Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Medan, namun beda instansi. Keduanya rutin bermain tenis meja bersama di pelataran parkir Kantor Dispora Medan saban Jumat pagi dan Selasa sore.

Walau golongan Doni masih di bawah A’zam yang menjabat Plt Kadispora Medan, tak membuat Doni sungkan berseloro dengan seniornya itu. Apalagi A’zam bukan sosok pejabat yang suka jaga image. Ketua PD Al-Washliyah Medan itu juga doyan berseloro.

Tapi memang begitulah umumnya kalau ‘orang olahraga’ bertemu. Tidak lagi memandang status, tua, muda, pangkat atau jabatan. Paling penting adalah bagaimana senang bersama dan menjaga sportivitas di dalam maupun luar arena pertandingan.

Bermain tenis meja memang bisa dibilang menjadi rutinitas wajib bagi pegawai Dispora Medan setiap Jumat pagi dan Selasa sore. Tak dibatasi hanya pegawai Dispora Medan saja, pihak di luar Dispora Medan juga diperkenankan ikut bermain.

Mulai dari sesama ASN, pengusaha, pelatih tenis meja, atlet, hingga jurnalis olahraga turut serta bermain tenis meja di PTM Dispora Medan. Namun selama masa pandemi Covid-19, pihak Dispora Medan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Bagi mereka yang ingin ikut bermain tenis meja, lebih dulu mencuci tangan pakai sabun yang sudah tersedia di pintu masuk Kantor Dispora. Wajib memamai masker atau faceshield dan tetap menjaga jarak.

Penerapan protokol kesehatan dijalankan dengan ketat, karena pihak Dispora Medan tak ingin aktivitas tenis meja yang tujuannya untuk menyehatkan, malah menjadi penyebat penyebaran Covid-19.

Plt Kadispora Medan, Drs H A’zam Nasution MAP, mengatakan tenis meja merupakan olahraga yang relatif aman dilakukan di masa pandemi Covid-19, karena tidak ada kontak langsung antara satu pemain dengan pemain lainnya.

“Itu kenapa aktivitas tenis meja tetap kita gelar rutin. Apalagi di masa pandemi saat ini kita butuh sehat, perlu meningkatkan imunitas tubuh agar tidak mudah terserang penyakit, khususnya virus dengan selalu mematuhi protokol kesehatan,” ujar A’zam.

Menurut A’zam, selain menjaga kebugaran, bermain tenis meja juga menyenangkan. “Suasana hati senang itulah paling diperlukan sebagai salah satu upaya kita meningkatkan imunitas. Kalau suasana hati senang maka imunitas tubuh kita akan naik,” ucapnya.

Ya, selama aktivitas tenis meja di PTM Dispora Medan, para peserta memang terlihat happy. Canda tawa tetap mengalir sepanjang pertandingan. Bet tenis meja pun bisa jadi bahan canda dan ejekan yang ujung-ujungnya membuat tertawa bersama.

“Karet China ya gitu,” celetuk A’zam kepala M Ridwan, petenis meja di luar Dispora Medan yang menjadi lawan A’zam. Karet China yang dimaksud A’zam adalah karet bet tenis meja dengan harga yang relatif lebih murah harganya.

Namun Ridwan tak mau kalah diejek. Ridwam membuktikan bet miliknya juga kualitas. Begitu mendapat kesempatan, Ridwan melakukan smesh keras yang tak mampu diantisipasi A’zam. “Macam mana?” celetuk Ridwan kepada A’zam. “Kebetulan aja itu,” balas A’zam.

Begilah aktivitas tenis meja di PTM Dispora Medan, selain sarana berolahraga juga wadah bercanda tawa meningkatkan imunitas tubuh di masa pandemi yang memang dibutuhkan agar tubuh tak mudah diserang virus.

“Dispora Medan mengimbau kepada warga Kota Medan tetaplah semangat berolahraga. Jangan ketakutan atau cemas berlebihan menghadapi pandemi saat ini. Sepanjang protokol kesehatan diterapkan, Insya Allah aktivitas olahraga tetap aman,” ucap A’zam. (m18)

 

  • Bagikan