Waspada
Waspada » Sukses Azzurri Hadiah Mancini
Olahraga

Sukses Azzurri Hadiah Mancini

Zimbio

SARAJEVO (Waspada): Timnas Italia mempersembahkan sukses menembus semifinal UEFA Nations League 2020/2021 sebagai hadiah untuk alenatorre Roberto Mancini (foto kanan) yang terpapar Covid-19.

Gli Azzurri memastikan jadi juara Liga A Grup 1, Rabu (Kamis WIB), setelah menang 2-0 atas tuan rumah Bosnia-Herzegovina pada matchday pamungkas di Kota Sarajevo.

“Anak-anak ini telah memberikan hadiah hebat buat Mancini yang saat ini sudah pasti sangat puas,” kata asisten pelatih Alberico Evani (foto kiri) yang menggantikan peran Mancini dalam tiga laga terakhir Italia.

“Kini kami menunggu bertemu dengan tim-tim terbaik di Eropa pada putaran final, guna melihat level apa yang sudah kami capai,” tambah Evani, seperti dikutip dari  AFP, Kamis (19/11).

Skuad Italia dan Bosnia sama-sama diserang wabah Covid-19 yang kian meningkat di Eropa.            Gol dari striker Andrea Belotti menit 22 dan Domenico Berardi menit 68 yang memastikan Azzurri memuncaki Grup 1.

Mancini menangani sang juara dunia empat kali itu, setelah kegagalan lolos putaran final Piala Dunia 2018. Tetapi mantan pelatih Manchester City dan Inter Milan itu terpapar virus corona, sehingga tidak bisa mendampingi pasukannya ke Sarajevo.

“Itu sulit, tetapi dalam empat bulan terakhir para pemain datang dan terbukti sangat baik. Selalu lebih baik memiliki masalah seperti ini,” klaim Mancini.

Terinfeksi Covid-19 pula yang membuat Bosnia kehilangan striker AS Roma Edin Dzeko dan bek kiri Arsenal Sead Kolasinac.

Alessandro Bastoni salah satu pemain muda yang mendapatkan keuntungan dari adanya pandemi virus corona dan masalah cedera Azzurri. Bek Inter Milan berusia 21 tahun itu masuk skuad utama dan terus tampil mengesankan saat melawan Estonia, Polandia dan Bosnia.

Bastoni memiliki lebih banyak sentuhan daripada pemain lain saat melawan Bosnia (113). Tidak ada pemain yang mencoba (106) atau menyelesaikan lebih banyak umpan (99) daripada sang bintang masa depan.

Mancini pun sangat terkesan dengan penampilan Bastoni yang telah memberi warna tersendiri di lini pertahanan tengah untuk meniru senior Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini.

“Bastoni seorang anak muda yang telah memainkan tiga laga dalam 10 hari dengan bermain lebih baik dan lebih baik lagi setiap saat. Dia sangat muda dan bisa berkembang pesat untuk menjadi Bonucci baru atau Chiellini baru,” puji Mancini.

“Kami memiliki pemain muda yang sangat bagus. Jelas bahwa pada awalnya mereka mungkin mengalami kesulitan, tapi mereka bisa mengatasinya dengan baik,” pungkasnya.

Azzurri sekarang tidak terkalahkan dalam 22 pertandingan, rekor terbaik sejak mereka memenangkan Piala Dunia 2006. Mereka lolos ke putaran final Euro 2020 bahkan dengan kemenangan 100 persen dalam 10 pertandingan kualifikasi.

“Ini bukan hanya performa yang hebat secara teknis dan taktik, tetapi juga dalam bentuk mentalitas,” jelas Lorenzo Insigne, penyerang Italia yang merumput di klub Udinese.

“Pelatih menginginkan kami bermain dengan gaya tersendiri. Itu adalah mentalitas yang benar-benar kami tanamkan dengan baik,” tegas Insigne.

Pasukan Pizza mengoleksi nilai 11, unggul satu angka di atas Belanda yang pada Grup 1 lainnya memperpanjang catatan kemenangannya dengan memukul tuan rumah Polandia 2-1 di Stadion Silesian, Chorzow.

Polandia memimpin terlebih dahulu menit keenam, ketika Piotr Zielinski memenangkan duel dan mengoperkan bola kepada Robert Lewandowski. Bola selanjutnya dikirimkan kepada Kamil Jozwiak yang melaju cepat dan melepaskan tembakan masuk ke gawang tim tamu.

Belanda baru menyamakan kedudukan melalui hadiah penalti menit 77, setelah Jan Bednarek melanggar Giorginio Wijnaldum di kotak terlarang Polandia. Memphis Depay yang menjadi algojo sukses menjalankan tugasnya.

Menit 84 Meneer membalikkan keadaan. Berghuis mengirimkan bola tendangan sudut yang dapat diteruskan kapten Wijnaldum dengan sundulan kepala untuk menjebol gawang tuan rumah. (m08/afp/fi)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2