Skull Desak Persiraja Benahi Tim

  • Bagikan
SUPORTER Kutaraja Untuk Lantak Laju (Skull) mendesak manajemen Persraja Banda Aceh untuk segera membenahi tim. Waspada/ist

BANDA ACEH (Waspada): Suporter Kutaraja Untuk Lantak Laju (Skull) mendesak manajemen Persiraja untuk segera melakukan pembenahan tim menghadapi sisa laga kompetisi Liga 1. Fans merasa miris melihat tim kesayangan terpuruk di dasar klasemen.

Ketua Skull, Teuku Iqbal Djohan, mengatakan ancaman degradasi semakin dekat jika tidak dilakukan pembenahan. “Yang perlu segera dilakukan adalah membenahi mental dan kepercayaan diri pemain yang mungkin runtuh karena hasil buruk belakangan ini,” ujar Teuku Iqbal Djohan, Kamis (25/11).

Kata dia, pihaknya melihat masih besar peluang Persiraja terhindar dari degradasi mengingat hanya selisih 5 hingga 7 poin dengan tim papan bawah lainnya. Karena itu, Skull berharap pada bursa transfer Desember nanti, Persiraja bisa fokus mencari tambahan pemain baru yang bisa memberi pengaruh besar pada tim dari segi strategi ataupun mental.

“Jelang putaran kedua nanti harus ada penambahan pemain baru, soal materi dan kebutuhan tim kami serahkan kepada pelatih dan manajemen karena merekalah yang jauh lebih paham,” kata Iqbal lagi.

Pada sisi lain, Skull juga meminta kepada seluruh pendukung Persiraja untuk terus memberikan doa dan dukungan yang positif kepada Persiraja, jangan justru menghujat di masa sulit seperti saat ini.

“Kami lihat saat ini terutama di media sosial banyak pendukung yang menghujat Persiraja, terutama kepada para pemain. Ini tentu akan menambah beban bagi pemain. Saat ini yang harus kita lakukan adalah memberi dukungan positif agar Persiraja bisa bangkit,” ujar dia.

Iqbal menilai, kondisi saat ini memang sangat sulit, manajemen, pemain dan termasuk para suporter. Kondisi Liga 1 yang tidak normal yang harus berpusat di Pulau Jawa dan tanpa penonton tentu sangat sulit.

“Persiraja kita tahu dari dulu adalah tim yang kuat saat tampil di hadapan pendukungnya sendiri. Dengan kompetisi seperti sekarang, tentu sangat sulit bagi Persiraja karena bermain tanpa penonton dan di tempat netral yang berpusat di Jawa,” katanya.

“Pemain dan pelatih tentu mengalami kejenuhan karena berbulan-bulan tidak pulang. Di saat inilah mereka butuh dukungan moril dan doa dari kita, karena untuk memberi dukungan langsung ke Stadion juga saat ini tidak bisa,” beber Iqbal.

Kepada manajemen, Skull meminta agar selalu memberikan informasi kepada para pendukung mengenai kondisi terkini tim dan langkah apa saja yang akan diambil.

“Karena ada ribuan pecinta Persiraja yang sedang galau dan cemas. Mereka sangat berharap Persiraja bisa segera bangkit dan terhindar dari degradasi,” tutup Iqbal. (b04/I)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *