Waspada
Waspada » Sinyal Chelsea Selevel City
Olahraga

Sinyal Chelsea Selevel City

SI

LONDON (Waspada): Gelandang Hakim Ziyech (foto) membawa Chelsea melewati Manchester City menuju final Piala FA dengan gol semata wayangnya yang mengunci kemenangan 1-0 pada laga semifinal di Stadion Wembley, London.

Sukses memenangkan duel taktikal Sabtu (Minggu WIB) itu, diklaim manajer Thomas Tuchel sebagai sinyal Chelsea telah menutup celah sekaligus selevel dengan Citizens asuhan Pep Gaurdiola.

“Jika Anda menghadapi Pep, Anda tahu sedang menghadapi level paling tinggi di Eropa. Begitulah di mana pun dia berada,” tutur Tuchel, seperti dilansir Reuters, Minggu (18/4).

“Entah itu dia bersama Barcelona, Bayern Munich maupun kini Manchester City. Selama bertahun-tahun dia menjadi benchmark dengan tim-timnya dan dia kembali seperti itu,” pujinya lagi.

Kemenangan tipis The Blues yang juga kemenangan pertama Tuchel atas Guardiola itu, berbalik 180 derajat dari kekalahan 1-3 melawan The City awal Januari lalu di Liga Premier. Hasil itu pula yang memperkuat tuntutan pemecatan terhadap manajer Frank Lampard yang kemudian digantikan Tuchel.

“Target kami menutup celah selama 90 menit, karena itu mungkin dalam sepakbola. Jika Anda sampai pada momentum yang baik, maka Anda bisa mewujudkannya,” tegas Tuchel.

“Saya amat sangat bahagia dan bangga kepada penampilan tim kami. Tim sudah menunjukkan sinyal (selevel) itu dengan bermain sangat berani,” tambah mantan pelatih PSG dan Borussia Dortmund tersebut.

Ziyech mencetak gol penentu menit 55 dengan menyontek umpan tarik kiriman Timo Werner ke gawang tak bertuan Citizens, setelah kiper Zack Steffen terlalu berjaga jauh meninggalkan sarangnya.

Sebelumnya saat pertandingan belum genap berusia enam menit, bintang Maroko berusua 28 tahun itu juga menjebol gawang City dengan memanfaatkan umpan terobosan Werner.

Namun belum sempat melakukan selebrasi, hakim garis sudah mengangkat bendera pertanda offside. Peninjauan VAR mengkonfirmasi pembatalan gol itu.

Empat menit setelah membawa Si Biru memimpin, Ziyech seharusnya bisa menggandakan keunggulan. Namun penyelesaian mantan gelandang serang Ajax Amsterdam itu begitu lemah hingga mudah diamankan Steffen.

“Tadi itu pertandingan yang ketat, apa pun bisa terjadi. Saya senang pada apa yang sudah kami jalani sejauh ini,” beber Pep, manajer City asal Spanyol.

“Anda kira kami tak memberikan perhatian kepada pertandingan ini?Lihat saja jumlah pertandingan yang kami mainkan dan semua pemain melakukan segalanya,” tambahnya.

Saat melawan Chelsea, Pep melakukan delapan perubahan pemain dari tim yang mengalahkan Borussia Dortmund 2-0 pada laga leg2 perempatfinal Liga Champions, Rabu lalu. Dia tetap memainkan kapten Kevin De Bruyne yang kemudian meninggalkan lapangan menit 48 karena cedera pergelangan kaki

“Saya tidak tahu kondisinya. Dia sakit sekarang,” ratap mantan pelatih Bayern dan Barca tersebut.

De Bruyne telah mencatatkan 32 penampilan di semua kompetisi bersama City klub musim ini dengan mencetak delapan gol dan menyumbangkan 15 assist. Gelandang berusia 29 tahun itu juga pemain kunci bagi Timnas Belgia.

Kepiawaian De Bruyne berandil vital membawa Manchester Biru memimpin klasemen Liga Premier, menjadi finalis Piala Liga Inggris dan semifinalis Liga Champions.

Citizens akan melawan Tottenham Hotspur pada final Piala Liga, 25 April mendatang, lantas melakoni laga dua leg semifinal Liga Champions kontra Paris Saint-Germain.

Sedangkan Chelsea akan Leicester City atau Southampton pada 15 Mei nanti di final Piala FA. Sebelum itu London Blues akan meladeni Real Madrid pada laga kandang dan tandang semifinal Liga Champions. (m08/rtr)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2