Waspada
Waspada » Sheva Puas Ukraina Pecundangi Spanyol
Olahraga

Sheva Puas Ukraina Pecundangi Spanyol

            GELANDANG Ukraina Viktor Tsygankov duel dengan kapten Spanyol Sergio Ramos di Kiev. Diario AS

KIEV (Waspada): Pelatih Andriy Shevchenko puas Ukraina mampu mempecundangi tim favorit Spanyol 1-0 pada matchday 4 Liga A Grup 4 UEFA Nations League 2020/2021.

“Memang berat melawan Spanyol, tetapi kami bertempur sepanjang waktu dan kami menguasai bola. Kami ingin menang dan kami menang,” ucap pelatih yang akrab disapa Sheva itu, seperti dilansir Reuters, Rabu (14/10).

“Ini kemenangan mereka, mereka sungguh hebat. Anak-anak sudah belajar dari laga melawan Prancis dulu, mereka menerima perubahan yang kami sarankan dan mewujudkan rencana kami,” ujarnya lagi.

Kemenangan tipis di Kiev itu, Selasa (Rabu WIB), menjadi momen kebangkitan luar biasa Ukraina yang sebelumnya digasak Prancis 1-7 pada laga ujicoba dan kalah 1-2 dari Jerman pada matchday 3 Grup 4.

Gelandang Viktor Tsygankov mencetak gol semata wayang menit 74 untuk mengantarkan Ukraina mencetak kemenangan pertama dalam tujuh pertemuan dengan Spanyol.

“Saya bahkan tak perlu mengatakan apa-apa, karena pemain-pemain saya sudah mengatakannya dengan prilaku dan komitmen mereka,” sanjung Sheva, striker legendaris Ukraina dan AC Milan.

Ukraina dihabisi juara dunia Prancis dan banyak berubah sewaktu kalah melawan Jerman, Sabtu lalu. Andriy Yarmolenko cs lantas meningkat lagi dengan menaklukkan El Matador di depan 21.000 penonton yang merupakan 30 persen dari kapasitas Stadion NSK Olimpiyskiy.

“Kami kalah pada tiga pertandingan berturut-turut dan kami berutang maaf kepada pendukung kami,” jelas Tsygankov.

“Kami merindukan sekali mereka berada di dalam stadion dan kami bahagia memberikan alasan kepada mereka untuk merayakan malam ini,” tambahnya.

Kiper George Bushcan harus berjibaku menyelamatkan gawangnya dari serangan Rodrigo Moreno, Ansu Fati, Sergio Canales, Sergio Ramos, Rodri, Ferran Torres dan Mikel Oyarzabal.

Spanyol justru kecolongan saat lini tengah dan barisan pertahanannya belum selesai mengatur posisi. Yarmolenko mengirim bola kepada pemain pengganti Tsygankov, yang memanfaatkan celah di antara dua bek tengah dan kemudian leluasa menaklukkan kiper David De Gea.

Posisi De Gea terlalu maju, sehingga Tsyhankov bisa menemukan ruang tembak yang cukup baik. “Anda selalu bisa berbuat lebih banyak, tapi menyalahkan De Gea sudah menjadi kebiasaan buruk,” beber entrenador Spanyol Luis Enrqiue.

“Jika Anda menyerang secara terus menerus, Anda tahu ada transisi. Kami menciptakan peluang untuk membunuh mereka, namun lawan menutup operan dan garis umpan,” dalih Enrique. (m08/rtr)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2