Sepeda Tangguh Asal Italia Siap Mengaspal Di Indonesia

  • Bagikan
Jumpa pers kehadiran Sepeda Basso asal Italia

JAKARTA (Waspada): Dunia sepeda di Tanah Air bakal diramaikan dengan kehadiran sepeda balap kelas premium asal Italia, Basso. Dengan harga berkisar antara Rp66 juta sampai Rp190 juta, Basso dipastikan mampu memenuhi keinginan pecinta sepeda balap akan kualitas yang prima.

Direktur Utama PT Famindo Roda Gemilang (FRG), Julius Agus Salim mengatakan, pihaknya yakin Basso akan diterima masyarakat Indonesia, mengingat kegiatan bersepeda sudah bukan lagi sekedar olah raga atau sebagai alat transportasi, melainkan sebuah gaya hidup dan identitas pemakainya..

“Saat ini bersepeda bukan lagi sekesar olah raga atau moda transportasi, tapi juga gaya hidup dan identitas pemiliknya. Dan Basso berhasil menggabungkan keindahan dan kenyamanan, yang bisa dirasakan langsung oleh pengendaranya,” kata Julius dalam keterangan pers, di Jakarta, Jumat (18/12).

Hadir dalam kesempatan yang sama, Direktur PT FRG, Kurniadi Seta Sanjaya, Komisaris PT FRG, Djoenadi dan Brand Manager Basso, Danny William Johan Siwu.

Basso sendiri bukan merk baru dalam dunia persepedaan. Masyarakat Italia mengenal Basso sejak 40 tahun lalu. Sepeda Basso diciptakan oleh pesepeda Alcide Basso, saudara dari Marino Basso yang dikenal sebagai juara balap sepeda dunia yang digelar di Gap, Perancis pada 1972. Pabrik sepeda Basso dibangun pada 1977 di provinsi Treviso, Italia.

Ditambahkan, sepeda balap Basso memiliki banyak keunggulan. Salah satunya, frame sepeda yang terbuat dari serat karbon kualitas premium. Meski terasa ringan, frame-nya sangat kuat dan tangguh di berbagai medan.

Selain frame, keunggulan lain dari Basso adalah cockpit system. Malah bagian itu dinilai terbaik dan paling elegan, dengan desain stem yang aerodinamis. Dengan demikian, Tidak ada lagi kabel yang melintang pada top tube, down tube dan fork, karena Basso menggunakan sistem internal cable routing. Selain lebih estetis, sistem ini membuat drivetrain dan pengereman menjadi lebih terlindungi.

“Menjajal Basso di jalan-jalan di Indonesia, akan menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan,”tandas Danny.

Direktur FRG, Kurniadi Seta Sanjaya menyebut ada 4 koleksi Basso yang akan dibawa FRG ke Indonesia, yaitu Diamante, Astra, Palta dan Venta. Diamante bisa menjadi pilihan, karena tergolong sepeda balap tercepat yang pernah diciptakan Basso.

“Sementara Palta, cocok buat mereka yang berpetualang. Karena sepeda itu tangguh di segala medan. Venta memiliki performa sepeda paling luar biasa, dan Astra tergolong jenis long lasting trademark geometry Basso,” kata Kurniadi menandaskan.

Tidak sekedar bisnis biasa, kehadiran Basso juga ingin memberi pencerahan tentang segala macam seluk beluk bersepeda. Mulai dari tertib di jalan, penggunaan pelindung, asupan makanan setelah bersepeda, sampai membangun suatu jaringan komunitas sepeda yang bakal menjelajah keindahan alam Indonesia.

Di samping itu, Julius menandaskan kalau layanan purna jualnya pun dijamin bagus. Pasalnya, tahun depan pihaknya berencana membuka sedikitnya 20 toko penjualan di seluruh Indonesia.

“Karena itu kami mengajak sejumlah pengusaha sepeda untuk bekerja sama membuka cabang penjualan sepeda Basso,” tandas Julius.

Dirinya bahkan merencanakan akan melakukan kerja sama dengan pihak Basso, Italia, untuk membuat pabrik di Sentul, Jawa Barat. Dengan itu diharapkan akan hadir sepeda Basso dengan harga lebih terjangkau dan memberi keuntungan juga bagi perekonmian negara. (J02)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *