Waspada
Waspada » Selekda Pertina Sumut Direncanakan September
Olahraga

Selekda Pertina Sumut Direncanakan September

Waspada/Arianda Tanjung

MEDAN (Waspada): Para petinju Sumatera Utara yang dipersiapkan untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 di Papua masih terus menjalani latihan mandiri di tengah pandemi Covid-19.

Ketua Pertina Sumut, Romain Manalu (foto), mengatakan para petinju Sumut saat ini latihannya dipandu atau dimonitoring oleh pelatih dan Wasping. Selain itu, karena petinju rata-rata punya sasana di daerah, maka pelatih di daerahnya diberdayakan.

“Sejauh ini ada enam petinju yang dinyatakan lolos PON, yakni dua dari Asahan, satu dari Tapanuli Utara, Serdang Bedagai, Binjai dan Medan,” ujar Romain, Senin (30/6).

Hanya saja, program seleksi daerah (Selekda) atlet persiapan PON Papua yang seyogyanya dilaksanakan Juni 2020 kembali ditunda. Direncanakan Selekda digelar September, mengingat jadwal new normal yang ditetapkan pemerintah sudah dimulai.

“Selekda untuk mementukan atlet terbaik mewakili Sumut di PON. Selekda akan diikuti tim A dan tim B. Tim A merupakan petinju Sumut yang sebelumnya sudah memastikan tiket lolos ke PON,” beber Romain.

Sedangkan tim B, lanjutnya, merupakan petinju yang memang sudah dipersiapkan oleh Pertina Sumut sebagai lawan tanding tim A. Pada Selekda nanti, ada enam kelas yang akan dipertandingkan untuk mengisi enam kuota atlet by number.

“Tim A ada enam orang petinju Sumut yang sebelumnya lolos ke PON dari Porwil Bengkulu. Tapi karena di PON dikenal dengan istilah by class bukan by name, maka di kelas yang sama kita beri kesempatan petinju Sumut lain untuk bertarung di seleksi akhir,” tambahnya.

Romain berharap dengan Selekda, maka atlet yang tampil di PON nanti benar-benar yang terbaik. “Mendengar adanya seleksi, pasti atlet akan latihan lebih keras. Atlet yang juara di Bengkulu harus bisa pertahankan prestasinya jika ingin tampil di PON,” ujarnya.

Ditanya target, Romain mengaku jika melihat kekuatan tinju amatir di tingkat Nasional, Sumut punya peluang meraih setidaknya 2 medali emas. “Salah satunya dari Sarohatua di kelas 69. Namun begitupun semua petinju Sumut mengalami progress yang baik,” tutupnya. (m33)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2